GP Anshor Diwajibkan Berperan Aktif Dalam Pengentasan Kemiskinan

Ketua GP Anshor Pusat Nusron Wahid meminta GP Anshor di daerah fokus untuk memberdayakan ekonomi masyarakat. Sebab berdasarkan data pemerintah pusat, dari 260 juta penduduk indonesia, 33 juta diantaranya berada di bawah garis kemiskinan. Dan 70 persen warga miskin tersebut tinggal di pedesaan. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Pusat GP Anshor Nusron Wahid, dalam pelantikan PC GP Anshor Jember sabtu siang.

Nusron menjelaskan, berdasarkan hasil sensus ekonomi bulan mei 2011 lalu, jika di total Masyarakat Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan dan hampir miskin, mecapai 80 juta dari 260 juta penduduk Indonesia. N jika bicara Pulau Jawa, mayoritas penduduknya masuk kategori miskin.

Menjadi tugas besar bagi Anshor kedepan, ikut serta memberikan sumbangsih kepada negara untuk melakukan upaya pengentasan kemiskinan tersebut. Renanya, pengurus pusat gp anshor mewajibkan masing-masing pengurus cabang memiliki minimal 1 Lembaga Kursus Dan Pelatihan. Mbaga inilah yang nantinya akan memberikan pelatihan kepada masyarakat, untuk bekerja guna meningkatkan perekonomiaannya.

Nusron juga meminta Pengurus Cabang GP Anshor mensinergikan progam pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, dengan progam kerja gerakan pemuda anshor. Sudah bukan saatnya lagi masyarakat miskin mendapatkan bantuan langsung tunai. Karena bantuan semacam itu hanya akan membuat mereka semakin malas.

Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor Jember, Ayub Junaidi mengaku siap untuk menjalankan perintah dari Ketua Umum PP Ansor. Ayub mengaku akan segera melakukan koordinasi dengan seluruh pengurus harian, untuk merumuskan ide dari ketua umum.

Ayub berpendapat, dibutuhkan peran pemerintah daerah untuk membantu terselenggaranya progam kegiatan tersebut. Pemerintah daerah bisa menggandeng anshor untuk melakukan kegiatan-kegiatan untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada masyarakat.

(706 views)
Tag: