BK DPRD Belum Putuskan Perselisihan Sunardi Dengan Jufreadi

Badan Kehormatan DPRD Jember sampai hari ini belum memutuskan akan menindaklanjuti atau tidak, terkait persoalan antara  Anggota Komisi C DPRD Jember sunardi dengan Ketua Komisi A Mohammad Jufreadi.

Anggota Badan Kehormatan DPRD Jember Ayub Junaedi menjelaskan, secara resmi disposisi dari ketua DPRD kepada badan kehormatan belum turun. Tetapi secara informal, Ayub secara pribadi sudah menerima surat dari DPC PPP Jember. Intinya, mereka meminta badan kehormatan melakukan hearing bersama DPC PPP dan ketua Komisi A DPRD Jember.

Pada prinsipnya Menurut Ayub, BK siap melakukan hearing bersama DPC PPP. Tetapi apakah persoalan yang diadukan bisa ditindaklanjuti atau tidak, BK belum bisa memutuskan. Biasanya lanjut Ayub, BK akan melakukan kajian terkait persoalan yang diadukan, setelah mendapatkan disposisi dari ketua. Jika masih menyangkut kode etik dprd, dipastikan bk akan menindaklanjutinya.

Tetapi jika tidak terkait dengan kode etik, BK akan mengirimkan surat kepada pelapor, bahwa persoalan yang diadukan tidak bisa ditindaklanjuti, karena bukan menjadi kewenangan bk melainkan kewenangan instansi lain seperti kepolisian atau pengadilan.

Secara pribadi Ayub berharap, persoalan yang terjadi antar anggota dewan sebaiknya bisa diselesaikan secara kekeluargaan, diluar proses hokum. Apalagi antara sunardi dan jufreadi merupakan sesama anggota partai koalisi, yang tentu saja bisa berkomunikasi dengan baik tanpa harus melalui proses hokum.

(583 views)
Tag: