Pembangunan Papan Reklame Jompo Shoping Centre Jalan Terus

Meski Komisi C DPRD Jember dalam hearing terakhir bersama tim kelayakan papan reklame, merekomendasikan penundaan pembangunan Papan Reklame di Jompo Shoping Center, ternyata pembangunan Papan Reklame Jompo Shoping Center terus dilanjutkan dan sudah terpasang sejak 3 hari lalu.

Ketua RW VI Lingkungan Kampung Kebon Kustiono Musri mengatakan, dirinya juga sempat kaget ketika mendapat laporan dari masyarakat, bahwa papan reklame Jompo Shoping Center telah terpasang. Bahkan ketika dikonfirmasi per sms Kepala Dispenda Suprapto tidak menjawab.

Kustiono khawatir, pembangunan papan reklame diatas pertokoan Jompo Shoping Center membahayakan bagi sedikitnya 31 ruko yang ada disana. Apalagi Komisi C sudah merekomendasikan penundaan, sambil menunggu perbaikan plengsengan yang sudah dianggarkan tahun ini. Kustiono mendesak pihak pengembang menurunkan kembali papan reklame tersebut, apalagi kain yang membentang sudah terpasang, sehingga dipastikan beban angin akan lebih berat dibandingkan hanya rangka yang terpasang.

Sementara Wakil Ketua Komisi C DPRD Jember Yudi Hartono ketika dikonfirmasi per telfon mengatakan, sejauh ini dirinya belum mendapat informasi perkembangan apapun terkait kajian tehnis papan reklame Jompo Shoping Centre. Artinya secara lisan ataupun tertulis, tim kajian belum menyampaikan hasil kajian tehnis secara formal kepada Komisi C. Sehingga Yudi tidak tahu apa alasannya pengembang berani melanjutkan pembangunan papan reklame tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Seluruh SKPD terkait meragukan keamanan pembangunan Papan Reklame Jompo Shoping Center. Dinas Pasar meminta penundaan, karena hingga saat ini status penggunaan ruko Jompo Shoping Centre masih bermasalah.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas PU Pengairan Joko Santoso. Joko mengetahui pondasi dan plengsengan Ruko Jompo Shoping Centre sudah sangat rapuh. Dinas Pengairan menurut Joko sudah menganggarkan perbaikan di Tahun 2012 ini, namun karena masih musim penghujan pekerjaan perbaikan belum bisa dilakukan.

(494 views)
Tag: