Diduga Memotong Dana BOS, Dua Rekanan Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kejaksaan Negeri Jember menetapkan dua orang tersangka, Berinisial DV dan EN, atas kasus dugaan korupsi pemotongan anggaran Dana BOS, untuk pengadaan laptob SD dan SMP Tahun Anggaran 2009. Penetapan ini langsung disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Palty Simanjutak, usai meresmikan Gedung Barang Bukti Kejaksaan Negeri Jember, dan Kantor Kejari Situbondo, Kamis siang.

Kepada sejumlah wartawan, Palty menjelaskan, sesuai hasil pemeriksaan penyidik Kejari Jember, ada indikasi pemotongan anggaran Dana BOS, pada saat pengadaan laptob. Kedua tersangka merupakan rekanan pemenang tender pengadaan laptob.

Palty menambahkan, saat ini ia sudah mengistruksikan Kepala Kejaksaan Negeri Jember, untuk terus mendalami kasus tersebut. Sebab tidak menutup kemungkinan, akan ada tersangka baru dalam kasus ini.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Wilhelmus Lingitubun mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pemotongan dana itu dilakukan pada saat di bank, baru di transfer ke rekening pribadi kedua tersangka.

Hasil perhitungan sementara penyidik, jumlah potongan untuk laptob tersebut, mencapai Rp 9 Miliar. Dana pengadaan laptob ini, bersumber dari Dana BOS untuk SD dan SMP, Tahun Anggaran 2009.

Lebih lanjut Lingitubun menegaskan, jika kedepan tidak menutup kemungkinan, akan ada tersangka baru, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptob untuk SD dan SMP ini, sebab saat ini penyidik terus melakukan pendalaman.

(598 views)
Tag: