Transportasi Menjadi Faktor Penghambat Investasi Di Jember

Sarana transportasi menjadi salah satu faktor penghambat iklim investasi di Kabupaten Jember. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Ahmad Sudiono. Ahmad berharap terminal cargo Bandara Notohadinegoro bisa segera direalisasikan untuk mempercepat masuknya investor di jember.

Menurut Ahmad, setelah melakukan evaluasi dan bertemu dengan beberapa orang investor manca negara, sebenarnya banyak sekali potensi jember yang bisa dijual di eropa. Kerajinan batik misalnya, permintaan dari eropa sangat melimpah, dan Ahmad yakin batik yang diinginkan pasar eropa mampu diproduksi di jember. Belum lagi buah naga, ukiran dan kerajinan lainnya.

Tetapi lagi-lagi persoalan transportasi yang menjadi kendala. Sebab pengusaha di eropa tidak bisa mentoleransi keterlambatan kedatangan barang yang mereka pesan. Sekali melanggar selamanya mereka tidak akan pernah percaya. Karena itu Ahmad sudah berkomunikasi dengan kepala dinas perhubungan secara informal, meminta Terminal Cargo Bandara Notohadinegoro segera direalisasikan.

Ahmad juga berencana memanfaatkan event Bulan Berkunjung Ke Jember yang dilaksanakan bulan juni mendatang, untuk mendatangkan investo baik dari dalam maupun luar negeri. Para investor ini nantinya akan diajak melihat dari dekat proses produksi kerajinan di jember. Sehingga mereka tahu, bahwa barang yang selama ini mereka dapatkan dari bali dan kota-kota lain berasal dari Jember. harapannya, investor bersedia menanamkan investasinya langsung di jember.

(918 views)
Tag: