Pembangunan Papan Reklame Jompo Shoping Center Dipersoalkan

Komisi C DPRD Jember pekan depan akan memanggil Tim Dari Pemkab Jember yang menangai uji kelayakan pembangunan papan reklame. Sebab dari laporan masyarakat, papan reklame yang dibangun di atas salah satu ruko Jompo Shoping Center, sangat membahayakan bagi penghuni dan pengguna jalan.

Ketua Komisi C DPRD Jember Mohammad Asir menjelaskan, Jumat Besok Komisi C akan melakukan peninjauan lokasi. Namun dari foto-foto yang diperolehnya, memang pembangunan papan reklame dengan kontruksi besi sebesar itu sangat membahayakan. Apalagi kondisi pondasi bangunan sudah banyak tergerus air, sehingga posisi jompo shoping center saat ini menggantung di sungai.

Pekan depan baru Komisi C akan memanggil tim dari pemkab yang melakukan uji kelayakan sesuai SK Sekkab Jember, diantaranya Satpol PP, Dispenda, serta Dinas Pekerjaan Umum. Asir menyarankan pembangunan papan reklame tersebut dihentikan, sebelum dilakukannya perbaikan pondasi jompo shoping center.

Sementara Ketua RW 6 Lingkungan Kampung Kebon, Kustiono Musri ketika dikonfirmasi mengakui kondisi pondasi Jompo Shoping Center sangat memprihatinkan. Bangunan yang dibangun sejak jaman kepemimpinan Bupati Abdul Hadi Tahun 1974 lalu ini, tidak pernah mendapat perawatan serius dari dinas pengairan.

Kustiono mengaku sudah pernah menyampaikan hal ini kepada dinas pengairan, tetapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut yang jelas. Akibatnya aspal di tepi jalan selalu ambles, karena kondisi tanah dibawahnya yang labil. Kustiono berpendapat tanpa adanya papan reklame saja kondisinya sudah sangat berbahaya, apalagi di tambah adanya papan reklame di atas ruko, yang pasti menambah beban berat ketika di terjang angin.

Lebih jauh Kustiono menerangkan, pemilik toko mungkin saja memberikan ijin pembuatan papan reklame diatas rukonya, karena mereka tidak pernah tahu kondisi pondasi di sisi sungai. Sebab tidak ada akses jalan yang bisa membuat mereka turun untuk melihat. Tetapi seandainya mereka tahu Kustiono yakin jangankan dipasang papan reklame, tanpa papan reklamepun mereka akan ketakutan tinggal disana.

(877 views)
Tag: