LSM Dukung Komisi A Bongkar Dugaan Praktek Mafia Jabatan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kamis siang mendatangani Komisi A DPRD Jember, untuk memberikan suport moral Kepada Komisi A, dalam mengungkap dugaan terjadinya praktek mafia jabatan yang mewarnai mutasi Pejabat Eselon IV beberapa waktu lalu.

Sahrawi Ketua LSM Lesem mengatakan, adanya seorang kepala sekolah yang dipromosikan menjadi Kepala UPTD tanpa melalui usulan dinas pendidikan, menjadi bukti terjadinya ketidakberesan dalam mutasi pejabat beberapa waktu lalu.

Karena itu lanjut Syahrawi, Masyarakat Jember berharap banyak kepada Komisi A DPRD Jember, untuk membongkar dalang dugaan terjadinya mafia jabatan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Senada dengan Syahrawi, Titik Sri Lestari Ketua Yayasan Peduli Masyarakat Jember juga mendesak Komisi A segera membongkar persoalan mafia jabatan tersebut. Sebab Menurut Titik, bukan hanya terkait persoalan mutasi saat ini saja.

Tetapi Titik sering kali mendapat informasi, permainan-permaianan yang dilakukan oleh oknum Staf Badan Kepegawaian Daerah. Mulai dari kenaikan pangkat hingga pengangkatan tenaga sukwan juga diduga kuat terjadi pungli disana-sini.

Sementara Ketua Komisi A DPRD Jember Mohammad Jufreadi kepada Perwakilan LSM mengatakan, dalam pertemuan bersama Baperjakat Selasa siang, dirinya dengan tegas menyatakan polemik terkait persoalan mutasi sudah tuntas. Sebab Jufreadi sendiri merasa enggan berbicara persoalan mutasi.

Tetapi dengan adanya masukan tambahan dari LSM ini, tentu akan dibahas di internal komisi. Jika memang diperlukan, Komisi A bisa kembali mengundang Baperjakat untuk meminta klarifikasi.

Diberitakan sebelumnya, dalam hearing antara Baperjakat Dan Komisi A, Ketua Baperjakat Sugiarto mengakui adanya kesalahan administrasi. Namun kesalahan tersebut hanya ditingkat salah ketik dalam teks baca protokol pelantikan. Sedangkan dalam SK yang ditandatangani oleh bupati seluruhnya sudah benar.

Tidak ada pihak yang dirugikan akibat kesalahan ini. Sebab Menurut Sugiarto, tidak ada satupun pejabat yang dilantik kembali ke jabatan asalnya. Semua sudah menempati posisi mereka yang baru.

(614 views)
Tag: