Bupati Minta PTPN XII Bayar Penuh Upah Buruh Yang Menjadi Korban Banjir

Bupati Jember MZA Djalal minta PTPN XII tetap memberikan upah, meski buruh kebun blater akhir-akhir ini tidak bisa masuk kerja. Sebab mereka tidak kerja bukan karena malas, tetapi karena mereka sedang terkena bencana banjir.

Bupati Jember MZA Djalal dalam rapat koordinasi penanggulangan banjir di Desa Wonoasri Tempurejo Senin siang mengatakan, dirinya sudah meminta manajer kebun blater untuk mengirim surat kepada jajaran Direksi PTPN XII. Selanjutnya Djalal akan menindaklanjutinya dengan surat permohonan resmi sebagai Bupati Jember. Jika upaya ini gagal jalal akan berkirim surat langsung kepada Menteri Negara BUMN bahkan jika perlu kepada presiden.

Pemkab sendiri lanjut Djalal, akan melakukan langkah darurat berupa bantuan kesehatan yang disiapkan 24 Jam di Balai Desa Wonoasri. PMI Jember sejak Senin siang juga diperintahkan membuat dapur umum agar pemenuhan logistik warga korban banjir tertangani. Sekretaris Satlak Penanggulangan Bencana diminta berkoordinasi dengan camat untuk langkah antisipasi. Baik pembuatan rakit kebutuhan logistik dan kebutuhan lain yang diperlukan.

Sementara Manajer Kebun Blater Ari Rustiyanto ketika dikonfirmasi mengatakan, karena kewenangan untuk memutuskan masalah upah bukan pada dirinya, Ari berjanji akan meneruskan permintaan Bupati Jember kepada direksi.

Diberitakan sebelumnya, akibat hujan yang turun setiap hari, sedikitnya 3 desa di wilayah kecamatan tempurejo hampir tiap tahun jadi langganan banjir. Bupati sudah memerintahkan dinas pengairan mengambil upaya jangka pendek dengan membuat bronjong. Sedangkan untuk jangka panjang dinas pengairan dinimnta segera mengajukan konsep mengenai apa yang bisa dilakukan agar tidak lagi menjadi kawasan langganan banjir.

(703 views)
Tag: