Pemkab Harus Bangun Ulang Plawangan Puger

Pemkab Jember harus lebih konsentrasi lagi untuk memperbaiki konstruksi Plawangan Puger, yang selama ini menjadi pintu maut bagi nelayan. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Forum Peduli Bencana Indonesia Rahmad Sudarmaji.

Menurut Aji, Plawangan Puger sudah salah konstruksi sejak awal. Seharusnya plawangan tidak boleh langsung tegak lurus menghadap laut, karena nelayan yang akan keluar melalui pintu tersebut akan berhadapan dengan ombak. Akibatnya, nelayan harus mempertaruhkan nyawanya setiap kali keluar masuk plawangan.

Solusinya menurut Aji, Pemkab Jember harus membuat plawangan yang miring dengan laut. Atau bisa juga dengan membuat break water atau pemecah ombak, yang desain konstruksinya standart bencana. Sebab percuma saja dibuat break water jika konstruksinya asal-asalan, sebulan dua bulan kemudian akan hancur lagi diterjang ombak.

Aji juga mengaku prihatin dengan kondisi nelayan puger, yang setiap hari harus mempertaruhkan nyawa di plawangan. Pemerintah Kabupaten harusnya lebih tanggap, mencari solusi untuk memperkecil resiko kecelakaan bagi kapal nelayan yang keluar masuk plawangan.

(872 views)
Tag: