9 Dari 17 Balita Pengidap HIV/ AIDS Di Jember Mampu Bertahan Hidup

9 dari 17 balita penderita HIV/ AIDS di Jember Sejak Tahun 2006 masih mampu bertahan hidup hingga saat ini. Meski bukan obat untuk penyembuhan, mereka masih terus mengkonsumsi Anti Retroviral (ARV) sebagai obat yang diyakini sebagai ikhtiar untuk menjaga kondisi tubuh survivor, agar mampu bertahan hidup lebih lama.

Kepala Klinik VCT RSU Subandi Jember Justina Evi menjelaskan, Sejak Tahun 2006 lalu pihaknya mendeteksi terdapat 17 orang balita terinveksi HIV/ AIDS dari orang tuanya. Dari 17 balita tersebut 8 diantara sudah meninggal, sedangkan 9 lainnya masih bisa bertahan hidup, dengan terus mengkonsumsi obat.

Secara fisik lanjut Evi, tidak ada hambatan pertumbuhan terhadap balita pengidap HIV/ AIDS tersebut. Yang terpenting harus ditumbuhkan pengertian di lingkungan disekitarnya. agar orang dengan HIV/ AIDS atau odha tidak mengalami stigma atau tekanan sosial.

Lebih jauh Evi menerangkan, saat ini pihaknya masih terus menggalakkan sosialisasi bahaya serta penanganan HIV/ AIDS di masyarakat. Evi menargetkan, sedikitnya 120 orang atas kesadarannya sendiri memeriksakan diri ke Klinik VCT RSU Subandi setiap bulannya. Namun kenyataannya saat ini baru mencapai 80 orang, dimana 70 orang diantaranya positif terinveksi HIV/ AIDS.

(850 views)
Tag: