Djalal Minta Kepastian Persetujuan DPRD Untuk Take Over Rsud Subandi

Bupati Jember MZA Djalal meminta DPRD segera memberikan kepastian untuk proses take over RSUD Subandi kepada pemerintah propinsi. Sebab jika RSUD Subandi dilimpahkan ke Pemprov, Jember akan mampu menghemat anggaran sedikitnya 20 milyar rupiah.

Kepada sejumlah wartawan Djalal menjelaskan, sebenarnya persoalan ini sudah dikomunikasikannya dengan DPRD sebelum dirinya di nonaktifkan dulu. Saat ini Djalal hanya meminta kepastian dari DPRD, Take Over RSUD Subandi disetujui atau tidak. Sehingga dirinya juga bisa memberikan laporan kepada gubernur tindak lanjut rencana tersebut.

Tentu saja lanjut Djalal, sesuai mekanisme keputusan tersebut diputuskan oleh DPRD melalui paripurna. Jika memang nantinya DPRD setuju namun dengan beberapa catatan, Pemprov juga harus siap memenuhi catatan dari DPRD tersebut. Secara pribadi Djalal berharap DPRD setuju dilakukannya take over, sebab dengan demikian tiap Tahun Jember akan bias melakukan penghematan senilai 20 Milyar Rupiah.

Sementara Ketua DPRD Jember Saptono Yusuf ketika dikonfirmasi membenarkan adanya komunikasi dengan bupati terkait rencana Take Over RSUD Subandi. Tetapi sampai saat ini DPRD belum bisa mengambil keputusan, karena pembahasannya masih di Komisi D. Bagaimana hasilnya Komisi D belum menyampaikan kepada pimpinan.

Lebih jauh Saptono menjelaskan, memang ada beberapa pertimbangan dalam Take Over RSUD Subandi. Meski bisa melakukan penghematan anggaran, jangan sampai pelayanan di RSUD Subandi menurun. Apalagi ketika sudah ditangani Pemprov, DPRD terkesan kehilangan kontrol terhadap RSUD Subandi.

Tetapi Saptono masih akan menunggu hasil kajian Komisi D, yang beberapa waktu lalu sudah melakukan studi banding di beberapa rumah sakit yang ditangani pemprov. Setelah mendapat laporan dari Komisi D, maka persoalan ini akan dibawa dalam rapat pimpinan dan diputuskan dalam paripurna.

(937 views)
Tag: