Dispenda Bantah Pajak Reklame Mengalami Penurunan

Dinas pendapatan daerah membantah jika pajak dari sektor reklame mengalami penurunan. Justru sebaliknya tahun ini pajak reklame mengalami peningkatan.

Kepala dinas pendapatan daerah kabupaten Jember Suprapto menjelaskan, pajak yang mengalami penurunan dari sektor bea perolehan hak atas tanah dan bangunan atau BPHTB. Dimana di awal draft raperda BPHTB ditargetkan sebesar 9 miliar rupiah, namun karena keterlambatan pengesahan perda BPTHB maka dinas pendapatan pada P-APBD kemarin merubah asumsi dari 9 miliar menjadi 1 miliar rupiah saja.

Ketika disinggung banyaknya papan iklan yang kosong menurut suprapto, pihaknya telah memberikan himbauan kepada biro advertising agar di isi oleh iklan dari pemerintah, seperti himbauan siaga banjir maupun ajakan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Sebelumnya dalam pandangan akhirnya terhadap perubahan APBD tahun anggaran 2011, fraksi PKNU menyoroti turunnya pendapatan pajak dari sektor reklame yang cukup besar yakni 750 juta rupiah. FKNU menyarankan jika memang banyak papan reklame yang masih kosong, sebaiknya dispenda melakukan penertiban. Apalagi di musim hujan ada kekawatiran dari masyarakat papan reklame roboh.

(858 views)
Tag: