PPK Ditahan, Dispendik Terancam Kehilangan DID Senilai 19 Milyar Rupiah

Akibat ditahannya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pendidikan oleh kejaksaan, Dispendik terancam kehilangan Dana Insentif Daerah (DID) senilai 19 Milyar Rupiah. Proyek rehab ratusan ruang kelas di Jember terancam batal dilakukan.

Ketua Komisi D DPRD Jember Ayub Junaedi menjelaskan, jika tidak segera dilakukan penggantian, besar kemungkinan dana insentif daerah tidak sampai kepada masyarakat. Padahal PPK ditunjuk oleh Kepala SKPD sebagai kuasa pengguna anggaran. Sedangkan kepala dinas pendidikan juga tidak berada ditempat karena sedang menunaikan ibadah haji.

Jika Dana Insentif Daerah dinas pendidikan senilai 19 Milyar Rupiah ini tidak bisa digunakan tahun ini, dipastikan akan masuk dalam Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA). Tetapi sebagai sangsinya, pemerintah pusat untuk tahun berikutnya tidak akan memberikan DID, karena DID tahun sebelumnya belum digunakan.

Ayub menyayangkan dilakukannya penahanan oleh pihak kejaksaan. Meski tidak ada satupun yang berhak mengintervensi proses hokum, seharusnya sebelum melakukan penahanan kejaksaan juga mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan. Padahal Ayub secara pribadi menilai kecil kemungkinan para tersangka melarikan diri, apalagi menghilangkan barang bukti.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri Jember pekan lalu melakukan penahanan terhadap 9 tersangka kasus Dugaan Korupsi Dana Alokasi Khusus Dinas Pendidikan. Salah satu dari sebilan tersangka tersebut adalah Pejabat Pembuat Komitment (PPK) Dinas Pendidikan berinisal BM.

(788 views)
Tag: