Ketua Komisi D Usir Kabag TU Rumah Sakit Bina Sehat

Ketua Komisi D DPRD Jember Ayub Junaedi usir Kabag TU Rumah Sakit Bina Sehat, dalam hearing bersama direktur 7 Rumah Sakit Swasta Di Jember Senin siang. Karena persoalan yang akan dibicarakan sangat penting terkait perijinan, Komisi D hanya ingin bicara langsung dengan direktur rumah sakit.

Ketua Komisi D DPRD Jember Ayub Junaedi memotong pembicaraan Kepala Dinas Kesehatan Olong Fajri Maulana, saat memperkenalkan seluruh nama direktur rumah sakit yang hadir dan ternyata hanya bina sehat yang diwakili oleh kepala bagian tata usaha.

Padahal menurut Ayub, permasalahan paling penting justru harus dijawab oleh Direktur Bina Sehat, tentang informasi bahwa sampai saat ini ijin operasional bina sehat sudah mati sejak setahun lalu. Bahkan dinas kesehatan dan pj bupati sudah berkali-kali mengirimkan surat peringatan. Ayub menilai sikap direktur bina sehat merupakan pelecehan terhadap DPRD Jember. Jika sampai tanggal 31 Desember 2011 ijin tersebut belum juga ada, bisa jadi akan dikeluarkan rekomendasi penutupan rumah sakit bina sehat.

Sementara Kabag TU Rumah Sakit Bina Sehat Abdussalam Husein mengatakan, sama sekali tidak ada tujuan pihaknya melcehkan DPRD Jember. Direktur Bina Sehat berhalangan hadir, karena harus melakukan perjalanan dinas ke Jakarta yang  salah satu agendanya ke departemen kesehatan.

Abdussalam mengatakan, sebenarnya dirinya akan menjelaskan kepada Komisi D, bahwa perijinan Bina Sehat yang sudah mai sejak setahun lalu sudah dalam proses. Untuk sementara bina sehat beroperasi atas dasar ijin sementara dari dinas kesehatan. Tetapi karena belum sempat menjelaskan sudah diminta untuk keluar ruangan, maka dirinya hanya bisa mengikuti permintaan Ketua Komisi D.

Komisi D DPRD Jember merasa perlu memanggil seluruh Direktur Rumah Sakit Swasta Di Jember, karena terkait persoalan ijin dan standart operasional yang dinilai masih bermasalah. Semua rumah sakit swasta di jember tidak memiliki dokter spesialist dasar yang mencukupi, sebagai standart pelayanan yang disyaratkan undang-undang.

Terkait persoalan ijin operasional, rata-rata rumah sakit swasta di jember masih dalam proses perpanjangan, sehingga hanya menggunakan ijin sementara dari dinas kesehatan. Hanya Rumah Sakit Citra Husada yang kabarnya hari ini ijin operasional rumah sakit kelas D yang sudah rampung.

(977 views)
Tags: