Surplus Gula Nasional Ancam Stabilitas Harga Gula

Stock gula nasional Tahun 2011 dipastikan lebih dari cukup. Bahkan Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Arum Sabil khawatir, akibat berlebihnya stock gula di dalam negeri mengakibatkan terpuruknya harga gula nasional.

Arum sabil menjelaskan, sesuai paparan Menteri Pertanian selaku ketua dewan gula Indonesia, stock gula Nasional Tahun 2011 mencapai hampir 7 juta ton. Padahal kebutuhan gula nasional hanya sekitar 4,6 juta ton. Arum tidak habis pikir logika apa yang bisa dijelaskan oleh pemerintah atas kondisi ini.

Jika suplus stock gula terjadi karena berlebihannya produksi nasional mungkin masih bisa dipahami. Tetapi yang terjadi sekarang menurut Arum, surplus gula terjadi karena masuknya stock gula impor. Produksi nasional hanya sekitar 2,7 juta ton. Jika kebutuhan gula nasional 4,6 juta ton, Indonesia hanya butuh impor gula 1,9 juta ton. Tetapi kenyataannya pemerintah melakukan impor gula hingga 4,2 juta ton.

Lebih jauh Arum menjelaskan, seharusnya pemerintah dalam menentukn kebijakan jumlah impor gula tidak melihat kapasitas terpasang pabrik gula yang ada di dalam negeri. Tetapi harusnya di dasarkan total kebutuhan konsumsi gula nasional. Sehingga jumlah gula impor yang di datangkan tidak justru merusak harga gula local.

(930 views)
Tag: