Proyek Fisik DAK Dinas Pendidikan Dipastikan Tidak Dikerjakan Tahun Ini

Dinas pendidikan akhirnya benar-benar tidak melaksanakan proyek fisik Dana Alokasi Khusus (DAK) karena keterlambatan turunnya petunjuk pelaksanaan dan petunjuk tehnis dari kementerian. Meski juklak juknis saat ini sudah turun, tetapi mengingat mepetnya waktu dinas pendidikan memilih tidak melaksanakannya.

Kepala Dinas Pendidikan Jember Ahmad Sudiono menjelaskan, juklak dan juknis Dana Alokasi Khusus sudah diserahkan perwakilan kementerian pendidikan dua hari lalu, saat workshop di batu malang. Intinya DAK sudah bisa dilaksanakan secara keseluruhan, baik untuk pengadaan buku, alat peraga, maupun proyek fisik.

Meski demikian lanjut Ahmad, untuk proyek fisik Dinas Pendidikan Jember tidak akan melaksanakannya tahun ini. Sebab untuk proses lelang saja membutuhkan waktu 45 hari. Belum lagi proses konsultan dan mekanisme lainnya. Praktis waktu yang tersedia untuk pembangunan fisik hanya satu bulan. Sebab batas akhir pencairan anggaran tanggal 15 Desember 2011.

Untuk itu menurut Ahmad, DAK tahun ini hanya untuk pengadaan buku serta alat peraga senilai 40 milyar rupiah lebih yang akan dilaksanakan. Sementara sisanya 20 Milyar Rupiah untuk rehab dan pembangunan gedung baru akan dilaksanakan pada awal tahun anggaran 2012 mendatang.

Lebih jauh Ahmad menjelaskan, kelambatan turunnya juklak dan juknis ini karena pemerintah pusat mengatur semuanya secara detail. Bahkan untuk urusan bangku saja bentuk dan ukurannya ditentukan pusat. Seharusnya jika memang akan diatur secara detail, akhir tahun menjelang awal tahun anggaran juklak dan juknis ini sudah diajukan kepada menteri. Tetapi yang terjadi saat ini, juklak dan juknis baru di tanda tangani menteri tanggal 19 Agustus 2011.

(741 views)
Tags: