Malam Penggalangan Dana Untuk Persid Hasilkan Nol Rupiah

Upaya Pj Bupati Jember meminta pengusaha memberikan bantuan dana untuk kepentingan Persid berlaga di liga profesional gagal total. Dari sekitar 25 perwakilan perusahaan di Jember yang diundang Jumat malam, tidak satu rupiahpun dana berhasil dikumpulkan.

Salah satu pengusaha beras asal Kalisat, Kamil Gunawan mengatakan, dirinya tidak tahu bahwa undangan dari Pj Bupati merupakan kegiatan penggalangan dana. Undangan yang diterimanya hanya bertajuk “buka bersama pj bupati” di Aula Wahya Wiba Wagraha tanpa ada embel-embel persid sedikitpun.

Dirinya lanjut Kamil, harus berbicara realita meskipun pahit kedengarannya. Seharusnya jika meminta bantuan, pengurus persid yang mendatangi pengusaha, bukan malah sebaliknya. Apalagi timbal balik terhadap pengusaha atas sokongan dana yang mereka akan berikan tidak jelas. Pj Bupati Jember sendiri tidak bisa memberikan kepastian timbal balik kepada pengusaha.

Ketua Umum Persid Jember Sunardi mengaku kecewa atas sikap para Pengusaha Jember, yang tidak memberikan respon apapun dalam malam penggalangan dana untuk Persid. Jika memang diminta untuk mendatangi pengusaha, Sunardi selaku Ketua Umum Persid siap untuk melakukannya. Tetapi Sunardi tidak melihat adanya komitment tersebut.

Sunardi juga mengingatkan, para pengusaha yang diundang setidaknya telah mengambil penghasilan dari jember. Seharusnya mereka juga ikut memberikan sesuatu untuk masyarakat jember. Salah satunya dengan cara membantu olah raga yang menjadi kebanggan masyarakat jember.

Sementara Pj Bupati Jember Teddy Zarkasih dihadapan para pengusaha mengatakan, saat ini persid dalam dilemma. APBD sudah mengalokasikan anggaran 3 Milyar Rupiah untuk persid, tetapi ada larangan dari Mendagri. Bahkan kondisi yang sama juga terjadi di kabupaten lain seperti Kediri, Blitar Dan Gresik. Sehingga sampai hari ini dana tersebut tidak bisa dicairkan.

Penggalangan dana untuk Persid yang mengundang sedikitnya 25 perwakilan perusahaan diantaranya Bank Mandiri, Bank Indonesia, PTPN 12, PDP, PDAM, Bank Jatim dan Tarutama Nusantara ini berakhir tanpa kesepakatan apapun. Sekitar jam 7 malam, Pj Bupati beserta seluruh undangan meninggalkan pendopo diikuti dengan pengurus persid yang juga pulang dengan tangan hampa.

 

(866 views)
Tags: