Sejumlah Kendaraan Angkutan Abaikan Aturan

Tim gabungan operasi penegakan hukum perizinan di bidang angkutan, Kamis pagi, menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Tawang Alun.

Kepala UPT Pengujian Kir Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Samsul Hadi mengatakan, pelanggaran yang ditemukan petugas sangat bervariasi. Mulai dari masa berlaku stnk kendaraan dan masa uji kir habis, kaca pecah, fisik kendaraan tidak sesuai dengan mesin yang digunakan dan tidak dilengkapi dengan alat tanggap darurat seperti pemadam api.

Padahal kata Samsul, semua kendaraan angkutan wajib memiliki kelengkapan surat dan alat tanggap darurat. Karena jika sewaktu-waktu terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, awak bus bisa melakukan penyelamatan terhadap seluruh penumpang.

Untuk sanksi yang diberikan lanjut Samsul, akan disesuaikan dengan pelanggaran. Hingga berita ini dihimpun siang tadi, ada tiga angkutan bus yang terpaksa ditilang dan dilarang beroperasi untuk sementara waktu, lantaran STNK yang dibawa tidak sesuai dengan kendaraan.

Pantaun Kiss Fm di lapangan, tim gabungan juga melakukan uji emisi atau gas buang kendaraan. Dari hasil uji emisi, sejumlah kendaraan melebihi batas ambang ketebalan gas. Armada bus dinyatakan layak jalan, diantaranya ambang batas emisi gas buang tidak lebih dari 70 persen dan ban depan tidak menggunakan ban vukanisiran. Selain itu ketebalan ban minimal 1 milimeter diukur dari tengah alur vulkanisir.

(977 views)
Tag: