Pj Bupati Pertanyakan Legalitas Kepemilikan Persid Jember

Pejabat Bupati Jember Teddy Zarkasih mempertanyakan legalitas kepemilikan Persid. Meski selama ini dibiayai APBD, tidak ada satupun yang bisa menunjukkan secara yuridis bahwa persid milik Pemkab Jember. Walaupun logo yang dipakai adalah logo pemkab.

Menurut Zarkasih, dirinya sangat mendukung sekali jika persid memperjelas statusnya menjadi PT. Sebab sesuai aturan APBD sudah tidak mungkin lagi bisa memberikan suport anggaran untuk sepak bola. Sehingga persid harus mulai bisa mandiri dalam hal pembiayaan.

Untuk Tahun 2011 meski sudah ditetapkan dalam APBD Persid mendapatkan anggaran 3 Milyar Rupiah lanjut Zarkasih, sampai hari ini dirinya masih belum bisa mencairkan anggaran tersebut. Bukan berarti dirinya tidak cinta sepak bola, tetapi jika ada norma yang dilanggar, dirinya tidak berani mencairkan anggaran untuk sepak bola. Solusinya, Zarkasih akan mengundang Pengusaha Asal Jember untuk memberikan suport sebagai wujud kepedulian mereka terhadap Persid Jember.

Ketika disinggung adanya wacana persid akan masuk dalam Liga Profesional, Zarkasih menyambut positif wacana tersebut. Hanya saja menurutnya, banyak hal yang perlu dipertimbangkan lebih matang. Sebab syarat untuk masuk liga profesional dirasa sangat berat. Untuk masuk liga profesional club sepak bola harus menyediakan deposit 2 milyar rupiah. Sedangkan untuk penyediaan anggaran operasional saat ini saja manajemen persid masih kesulitan.

(913 views)
Tag: