Juru Bicara FKNU Sensor Pandangan Akhir Fraksi

Ada yang menarik dalam sidang paripurna pandangan akhir Fraksi DPRD Jember Kamis siang. Juru Bicara Fraksi Kebangkitan Nasional Ulama (FKNU) DPRD Jember Wahid Zaini, memotong pandangan akhir fraksinya terkait persoalan pelepasan tanah brigif yang dinilai bagian paling krusial bagi FKNU.

Ketua FKNU DPRD Jember Marduwan ketika dikonfirmasi juga mengaku heran, kenapa tiba-tiba juru bicara fraksi memotong pandangan akhir fraksi yang harusnya dibacakannya keseluruhan. Lebih parahnya bagian yang tidak dibacakan, justru persoalan pelepasan tanah brigif yang menurut FKNU bagian paling penting.

Ketika Juru Bicara FKNU Wahid Zaini turun mimbar, Marduwan mengaku langsung menegurnya melalui SMS tetapi tidak dijawab. Usai paripurna rencananya secara resmi fraksi akan melakukan teguran langsung terhadap Wahid Zaini. Ketika ditanya terkait sangsi, marduwan akan menyerahkannya kepada DPC PKNU Jember, karena fraksi merupakan kepanjangan tangan partai. Apalagi yang dilakukan Wahid Zaini sudah merupakan pelanggaran.

Sementara Ketua Fraksi Golkar Yudi Hartono menyayangkan terjadinya pemenggalan isi pandangan umum FKNU. Apalagi yang tidak dibacakan bagian yang menurut Yudi sudah menjadi kesepakatan fraksi pendukung Bupati Non Aktif MZA Djalal. Memang pandangan akhir menjadi hak masing-masing fraksi. Tetapi ketika dalam draf sudah ada tetapi kemudian dihilangkan menjadi pertanyaan besar ada apa sebenarnya dengan FKNU.

Sementara Wahid Zaini ketika dikonfirmasi usai siding paripurna  mengatakan tidak dibacanya bagian pelepasan tanah brigif hanya karena lupa. Wahid zaini dengan tegas menyatakan tidak ada tendensi apapun terkait persoalan ini. Hanya saja ketika dirinya membaca di depan siding paripurna ada bagian yang terlewati. Wahid Zaini juga mengatakan sudah mengklarifikasi Ketua FKNU Marduwan dan menyatakan bahwa sama sekali tidak ada unsure kesengajaan.

(867 views)
Tags: