Pelepasan Tanah Brigif Tanpa Melalui Persetujuan DPRD

Proses pelepasan Tanah Eks Brigif 9 yang menyeret Mantan Sekkab, Asisten I Pemkab Jember. Dan Mantan Kabag Tapem ternyata tanpa melalui persetujuan DPRD Jember. Demikian disampaikan Ketua DPRD Jember Saptono Yusuf kepada sejumlah wartawan.

Saptono menerangkan, DPRD Jember periode lalu sebenarnya merekomendasikan agar tanah Eks Brigif tersebut di tukar guling, dengan nilai taksiran 8 Milyar Rupiah. Namun dalam pelaksanaannya, ternyata tanah tersebut dilepas oleh pemkab jember senilai 11 Milyar Rupiah. Perubahan pelaksanaan dari tukar guling menjadi pelepasan ini yang tanpa melalui persetujuan DPRD.

Yang menjadi persoalan lanjut Saptono, ketika dilakukan pelepasan nilai 11 milyar terlalu murah jika dibandingkan dengan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP). Sehingga Badan Pemeriksa Keuangan menilai ada kerugian negara dalam proses tersebut. Saat ini ketika sudah masuk dalam ranah hukum, dewan tidak bisa bersikap apapun karena memang tidak pernah melalui persetujuan dewan.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur akhir pekan lalu setelah memeriksa Mantan Sekkab Jember Juwito, Mantan Asisten I Hasi Madani dan Mantan Kabag Tata Pemerintahan Sudianto langsung menjebloskannya dalam tahanan lapas medaeng.

(948 views)
Tag: