Pj Bupati Bersikeras Tidak Akan Cairkan Anggaran Persid

Pj Bupati Jember Teddy Zarkasih bersikeras tidak akan mencairkan dana Persid yang sudah ditetapkan dalam APBD senilai 3 Milyar Rupiah, sebelum adanya aturan yang jelas. Sebab dalam rapat KPK yang dihadirinya sendiri saat itu dengan tegas meminta pemerintah daerah tidak mencairkan APBD untuk kegiatan sepak bola professional.

Usai menerima Pengurus Persid dan KONI Jember di lobby bupati, Kamis siang, Zarkasih menjelaskan, beberapa waktu lalu dirinya sebagai Kepala Inspektorat Propinsi Jawa Timur, diminta mewakili gubernur menghadiri undangan KPK. saat itu Kpk menyatakan akan segera terbit aturan yang melarang apbd membiayai kegiatan sepak bola professional. Dan sejak saat ini pemerintah daerah diharapkan tidak mencairkan anggaran yang sudah ditetapkan dalam APBD.

Bahkan Badan Pemeriksa Keuangan sendiri juga meminta agar anggaran sepak bola profesional tidak dicairkan, tetapi dialihkan untuk kegiatan lainnya. Kebijakan seperti ini lanjut Zarkasih, bukan hanya dilakukan Kabupaten Jember, tetapi juga dilakukan di Malang dan Sidoarjo. Sesuai hasil koordinasi Kepala Kantor Pemuda Dan Olah Raga Jember, Suparno, Deltras Sidoarjo tahun ini juga mendapat alokasi anggaran 8 milyar rupiah, tetapi tidak bisa dicairkan karena persoalan yang sama.

Meski demikian lanjut Zarkasih, dirinya tidak akan tinggal diam dengan kondisi ini. Zarkasih mengaku sudah membentuk tim kecil yang terdiri dari eksekutif, KONI dan pengurus persid, untuk mencari terobosan pendanaan untuk persid. Zarkasih akan mengundang pengusaha agar bisa memberikan kepeduliannya terhadap persid.

Ketika disinggung mengenai kemungkinan perusahaan daerah seperti PDAM dan PDP sebagai sponsor Persid, Zarkasih menyatakan sangat memungkinkan asal tidak sampai menabrak aturan. Sebab sejauh ini juga belum ada aturan yang membolehkan perusahaan daerah menjadi sponsor kegiatan sepak bola.

 

(894 views)
Tag: