Tahun 2011 PDP Rugi 6 Miliar Rupiah

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Perkebunan, Pada Tahun 2011 mengalami kerugian sebesar 6 Miliar Rupiah. Kerugian tersebut dikarenakan produksi tanaman kopi mengalami penurunan sangat drastis.

Direktur Produksi Dan Tehnik PDP Jember, Sudarisman ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan, anomali cuaca menjadi faktor tersebesar penyebab penurunan produksi tanaman kopi.

Selain itu lanjut Sudarisman, umur tanaman kopi yang ada saat ini sudah cukup tua. Sehingga produksinya semakin menurun. Dari 2200 Hektar tanaman kopi di kebun PDP, diperkirakan pada tahun 2011, hanya mampu memproduksi 400 Ton saja. Itu artinya jika dibandingkan dengan tahun 2010 lalu, terjadi penurunan produksi sebesar 700 Ton.

PDP sendiri kata sudarisman berada di posisi yang sangat sulit. Jika hasil kopi tersebut tidak diolah tentu akan mengalami kerugian yang lebih besar. Di sisi lain, biaya pengolahan kopi per kilonya mencapai 25 Ribu Rupiah. Padahal harga pasar internasional hanya 19.250 Rupiah per kilonya, sedangkan pasar lokal 22 ribu rupiah perkilonya.

Lebih lanjut Sudarisman menerangkan, untuk menutupi turunnya hasil produksi kopi tersebut, saat ini pihaknya terus berupaya meningkatkan produksi tanaman karet. Paling tidak kata dia, Pada Tahun 2011 PDP bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah sebesar 8 Miliar Rupiah.

(889 views)
Tag: