Guru Pemalsu Ijazah Divonis Hukuman Percobaan

Terdakwa pemalsu ijazah Suko Budiono, yang sehari-hari berprofesi sebagai guru di salah satu SMP, akhirnya bisa bernafas lega. Sebab Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jember, menjatuhkan vonis 4 bulan kurungan dengan masa percobaan 8 bulan.

Vonis tersebut lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum lima bulan kurungan dengan masa percobaan sepuluh bulan. Terdakwa Sukobudiono dijerat dengan Pasal 263 tentang pemalsuan surat.

Jaksa Penuntut Umum, Agus Suhairi ketika dikonfirmasi menyatakan tidak akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya, karena terdakwa telah menerima Vonis Majelis Hakim PN Jember. Apalagi lanjut Agus, terdakwa telah mengaku salah dan menyesali perbuatannya. Begitu juga pemilik ijazah dan pihak Universitas Negeri Malang telah memaafkan perbuatan terdakwa.

Diberitakan sebelumnya, Suko Budiono melakukan pemalsuan foto kopi ijazah milik Esa Nur Wahyuni, Alumni Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang. Kasus itu terbongkar setelah Universitas Negeri Malang menerima surat permohonan klrafikasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, terkait keabsahan ijazah terdakwa, tertanggal 08 Februari 2010 lalu.

Setelah menerima surat itu, Pasca Sarjana UM langsung mengkroscek data base mahasiswa dan alumni. Dan hasilnya tidak ditemukan ijazah atas nama mahasiswa Suko Budiono. Justru ijazah tersebut atas nama Esa Nur Wahyuni. Setelah mendapat kepastian, UM langsung mengirim surat balasan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, sekaligus menjelaskan jika ada dugaan pemalsuan ijazah.

(1,078 views)
Tags: