Gus Mamak Serahkan Diri Ke Kejaksaan Negeri Jember

Setelah proses eksekusi sempat tertunda beberapa kali, akhirnya Terpidana Kasus Korupsi Dana Operasional Pimpinan DPRD Jember, Madini Farouq, Selasa pagi menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Jember.

Seperti diketahui, Madini Farouq atau yang akrab disapa Gus Mamak, menjadi terpidana kasus korupsi Dana Operasional Pimpinan DPRD Jember, bersama Mahmud Sarjujono. Oleh Pengadilan Negeri Jember, Gus Mamak Dan Mahmud divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 1 tahun penjara denda 50 juta rupiah subsider 1 bulan kurungan penjara.

Namun di tingkat banding Pengadilan Tinggi Surabaya, keduanya di vonis bebas, sehingga jaksa penuntut umum mengajukan banding ke Mahkamah Agung. Di Mahkamah Agung lah, Gus Mamak Dan Mahmud divonis bersalah. Putusan kasasi MA menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jember.

Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Wilhelmus Lingitubun ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan membenarkan penyerahan diri Gus Mamak. Didampingi penasehat hukumnya, Gus Mamak datang ke Kejaksaan Negeri Jember sekitar Pukul 8 pagi.

Lingitubun mengapresiasi sikap kooperatif Gus Mamak yang datang ke kejaksaan, untuk menjalani vonis kasasi Mahkamah Agung. Terpidana sendiri telah menjalani masa tahanan selama kurang lebih 7 bulan. Itu artinya, Gus Mamak akan menjalani sisa masa hukumannya. Sedangkan untuk terpidana Mahmud Sarjujono, akan ditambahkan dengan kasus pidana umumnya, yang sebelumnya telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkrah.

Sementara itu Penasehat Hukum Gus Mamak, Zainal Marzuki saat dikonfirmasi melalui telfon selulernya, sedang mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Namun sebelumnya, ketika dikonfirmasi Kiss Fm, Gus Mamak mengaku sejak awal dirinya telah legowo dan siap untuk menjalani putusan kasasi itu. Bahkan Gus Mamak sendiri berharap agar persoalan yang menjeratnya segera mempunyai kekuatan hukum tetap karena selama ini dia masih merasa mempunyai beban.

(1.027 views)
Tag: