DPRD Jember Rekomendasikan Agar Sekolah Tak Bebani Biaya Tambahan Kepada Wali Murid

DPRD jember merekomendasikan Kepada Dinas Pendidikan Jember, agar tidak membebani wali murid untuk membayar sejumlah biaya tambahan, pada saat proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Juru Bicara DPRD Jember Lukman Winarno mengatakan, momentum pelaksanaan PPDB selalu diwarnai dengan beragam pungutan kepada wali murid. Sebut misalkan untuk biaya seragam, buku pelajaran dan biaya daftar ulang.

Sehingga tak ayal banyak wali murid yang mengeluh bahkan ada yang tak sanggup untuk memenuhi biaya tambahan dari sekolah. Padahal lanjut Lukman, tak sedikit calon murid yang berasal dari keluarga tidak mampu justru kemampuan akademisnya sangat luar biasa.

Untuk itulah kata Lukman, jika memang sekolah terpaksa harus membebani biaya tambahan, semestinya harus mengerti kondisi wali murid. Selain itu, sekolah harus memberikan keleluasaan kepada wali murid, seragam dan buku pelajaran siswa baru tidak harus dibeli di sekolah.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Jember, Ahmad Sudiono usai sidang mengatakan, sejak awal dirinya telah melarang sekolah untuk menarik sejumlah biaya tambahan kepada wali murid yang berasal dari kalangan tidak mampu.

Jika memang ada masyarakat tak mampu kemudian dibebani biaya oleh sekolah, Ahmad berharap untuk segera melaporkan kepada dirinya. Dia berjanji akan memberikan sanksi kepada sekolah yang membebani siswa tidak mampu.

Lebih lanjut Ahmad menjelaskan, dinas pendidikan tidak melarang sekolah untuk menarik biaya tambahan. Hanya saja untuk besaran iuran tersebut, harus disetujui oleh wali murid dan komite sekolah.

(736 views)
Tag: