BPKP Turun Evaluasi Distribusi Raskin

Tim evaluasi distribusi raskin yang salah satunya dari Badan Pengawas Keuangan Dan Pembangunan Propinsi Jawa Timur Kamis siang turun ke Jember. Dari evaluasi ini tim menerima keluhan tentang kualitas beras yang dinilai kurang bagus, serta butuh adanya dana pendamping dari pemerintah daerah untuk bantuan transportasi.

Pejabat BPKP Jawa Timur Setyo Widodo menjelaskan, pada umumnya pelaksanaan distribusi raskin di jember berjalan cukup baik. Hanya saja dari sejumlah penerima dirinya menerima keluhan, bahwa kualitas beras yang dibagikan kepada masyarakat miskin dinilai kurang baik. Untuk itu menjadi tugas bulog untuk segera memperbaikinya.

Selain itu lanjut Setyo, sesuai dengan Kepres seharusnya pihak pemerintah daerah menyediakan dana pendamping dalam pendistribusian raskin. Rata-rata tempat tinggal masyarakat miskin cukup jauh dari kantor kelurahan atau desa. Setyo berharap pemerintah daerah menyediakan bantuan anggaran untuk penyediaan transportasi untuk mendekati tempat tinggal penerima.

Sementara Kepala Bulog Sub Divre XI Jember  Tri Wahyudi Saleh mengatakan, evaluasi distribusi raskin ini tidak hanya dilakukan di jember saja. Tetapi dilakukan serempak di beberapa kota. Senada dengan Setyo, wahyudi menilai distribusi raskin di jember tergolong sangat bagus.

Meski jumlah penerima raskin di jember paling banyak, yang artinya jumlah keluarga miskin di jember terbanyak dibanding daerah lain di jawa timur, pembelian raskin seharga 1600 rupiah per kilogram dilakukan dengan cara pembayaran cash. Tidak ada satu rupiahpun keluarga miskin di jember yang menunggak pembelian raskin.

(834 views)
Tags: