Mahasiswa UIJ Berunjuk Rasa Tuntut Rektorat Hapus UPN

Sekitar lima puluh Mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ), Senin siang, berunjuk rasa di depan kantor Rektorat UIJ. Mahasiswa mendesak pihak rektorat untuk menghapus pelaksanaan Ujian Perbaikan Nilai (UPN).

Dalam orasinya, Korlap Aksi Ahmad Riyanto menilai, kebijakan penyelanggaraan UPN, akan menimbulkan jual beli nilai antara mahasiswa dengan dosen. Sebab mahasiswa yang nilainya dirasa kurang baik, dengan hanya membayar 20-30 ribu rupiah, nilai tersebut bisa berubah.

Riyanto berpendapat, dengan sistem seperti itu justru merendahkan martabat mahasiswa, dan berujung kepada komersialisasi pendidikan. Untuk itulah kata Riyanto, mahasiswa menolak penyelanggaraan UPN, yang digelar mulai hari ini hingga 11 Juni mendatang.

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Rektor Universitas Islam Jember, Dodi Sutikno, berjanji akan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa. Dirinya akan berkoordinasi dengan seluruh pimpinan kampus, terkait dugaan adanya jual beli nilai sebagaimana temuan mahasiswa.

Dodi sendiri mengaku belum mendapat laporan, dan belum menemukan adanya indikasi jual beli nilai sebagaimana tudingan mahasiswa. Dia berjanji jika memang ada jual beli nilai di internal kampus, maka pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas.

Informasi yang berhasil dihimpun Kiss Fm, aksi unjuk rasa mahasiswa UIJ tersebut, berakhir ricuh. Mahasiswa menyegel ruangan Pembantu Rektor I dan Kantor UIJ.

(957 views)
Tag: