Sarbumusi Desak Pemkab Berikan Sanksi Tegas Kepada Perusahaan Yang Belum Penuhi UMK Dan Jamsostek

Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Dan Gedung DPRD Jember.

Dalam orasinya, Ketua Sarbumusi Jember Faruq, mendesak Pemkab dan DPRD Jember, untuk mengawal penerapan undang-undang nomer 13 tahun 2003. Sebab berdasarkan temuan Sarbumusi, masih ada beberapa perusahaan yang melanggar undang-undang tersebut. Misalkan, perusahaan belum membayar upah buruh sesuai dengan umk, dan belum mendapat jaminan sosial tenaga kerja atau jamsostek.

Padahal kata Faruq, UMK dan Jamsostek merupakan hak dasar buruh yang harus diberikan oleh perusahaan. Biasanya buruh yang belum terpenuhi haknya, yang bekerja di sektor perkebunan dan pertanian. Faruq juga meminta disnaker agar menindak tegas perusahaan yang belum memberikan UMK dan Jamsostek. Jika perlu disnaker mencabut izin operasional perusahaan tersebut.

Massa Sarbumusi langsung ditemui Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Jember, Mohammad Tamrin. Menurutnya, pada prinsipnya Disnaker sepakat dengan aspirasi Sarbumusi.

Tamrin meminta kepada Sarbumusi, jika menemukan perusahaan yang belum memberikan UMK dan Jamsostek, untuk segera melaporkan kepada pihaknya. Paling tidak disnaker akan langsung melakukan pemanggilan kepada perusahaan tersebut.

Pantauan Kiss Fm di lapangan, Tamrin juga sempat memberikan hadiah kue tar kepada perwakilan pengunjuk rasa, sebagai simbol ucapan selamat hari buruh internasional. Selain itu, Tamrin beserta perwakilan PT Jamsostek, Kepolisian, serta Sarbumusi, menandatangani kesepakatan untuk mengawal penerapan Undang-Undang 13 Tahun 2003 di Kabupaten Jember.

Setelah mendapat jawaban dari Disnaker, massa Sarbumusi melanjutkan aksinya di Gedung DPRD Jember. Perwakilan mereka ditemui Ketua Komisi D DPRD Jember, Ayub Junaidi, dan anggotanya Abdul Ghafur.

Menurut Ayub, pada prinsipnya Komisi D akan mendukung penuh aspirasi sarbumusi. Untuk itu dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil dinas terkait, untuk melakukan evaluasi beberapa persoalan yang berkenaan dengan buruh.

(1,093 views)
Tags: