Waktu Pembahasan Terbatas, DPRD Jember Hanya Tetapkan Lima Raperda

Lantaran waktu pembahasan yang sangat terbatas, DPRD Jember hanya berhasil menetapkan lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), dari 11 raperda yang diusulkan Pemkab Jember. Hal ini terungkap pada saat sidang paripurna pengesahan raperda, senin siang.

Juru bicara Pansus Raperda DPRD Jember, Lukman Winarno mengatakan, pansus hanya membahas raperda yang dinilai sangat mendesak keberadaanya di Jember. Apalagi waktu yang diberikan sangat terbatas, sehingga DPRD Jember memprioritaskan lima raperda.

Lukman menambahkan, justru jika dipaksakan membahas sebelas raperda dalam kurun waktu yang cukup singkat, sejumlah raperda yang telah diprioritaskan akan terbengkalai dan tidak ditetapkan. Sehingga akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat, seperti raperda adminsitrasi kependudukan.

Adapun Lima Raperda DPRD Jember yang berhasil dibahas dan ditetapkan adalah, perda pajak daerah, retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, retribusi perizinan tertentu dan penyelenggaraan administrasi kependudukan.

Lebih lanjut Lukman menjelaskan, untuk enam raperda yang belum ditetapkan diantaranya, raperda pengelolaan barang milik pemkab, Perkebunan Daerah Perkebunan (PDP), perlindungan dan pemberdayaan pasar tradisional serta penataan toko modern dan pusat perbelanjaan, pengelolaan pertambangan umum, pengelolaan air tanah dan ketenagalistrikan jember.

(824 views)
Tag: