DPC PPP Instruksikan Kadernya Tolak Menerima PC Tablet

DPC PPP Jember instruksikan kadernya yang duduk di gedung dewan tolak pengadaan PC Tablet untuk 50 anggota dewan. Hal ini disampaikan ketua DPC PPP Jember Sunardi kepada sejumlah wartawan rabu siang.

Menurut Sunardi, dirinya melihat Pc Tablet untuk anggota dewan masih belum terlalu mendesak. Lebih baik anggaran tersebut digunakan untuk kepentingan masyarakat yang jauh lebih mendesak. Apalagi dana tak tersangka yang dimiliki Kabupaten Jember saat ini sudah minim. Sementara bencana terutama banjir terjadi dimana-mana.

Sunardi berpendapat sebaiknya jika memang akan dilakukan pengadaan pc tablet, sebaiknya nasib laptop yang diberikan kepada 45 orang anggota dewan terdahulu diperjelas terlebih dahulu. Jika memang akan dilelang, silahkan dilelang dulu baru nanti kekurangannya dianggarkan melalui apbd. Sehingga tidak serta-merta dianggarkan Pc Tablet yang justru melukai hati rakyat.

Berbeda dengan Sunardi, Ketua Komisi D DPRD Jember yang juga Wakil Ketua Dpc Pkb Jember Ayub Junaedi memandang perlu diberikankannya fasilitas pc tablet untuk anggota dewan. Sebab anggota dewan membutuhkan akses informasi tentang perundang-undangan, yang bisa dengan cepat diakses melalui internet.

Namun secara pribadi ayub mengaku sudah punya Pc Tablet. Sehingga tidak ada persoalan ada fasiltas dari dewan ataupun tidak. Yang pasti lanjut Ayub, dewan butuh Pc Tablet untuk menunjang kinerjanya. Tapi jika dianggap pengadaan pc tablet merupakan suatu pemborosan, silahkan masyarakat sendiri yang menilainya.

Ayub mengakui saat ini mungkin tidak semua anggota dewan mampu mengoperasikan pc tablet. Tetapi menjadi tanggung jawab individu untuk meningkatkan kemampuannya, guna menguasai tehnologi yang akan menunjang kinerjanya.

Sementara Ketua Fraksi Pknu Dprd Jember Marduwan ketika dimintai komentarnya mengaku sampai saat ini fraksi pknu belum mengambil sikap terkait persoalan pc tablet. Menurut marduwan, persoalan ini nanti akan dibicarakan terlebih dahulu bersama semua anggota fraksi.

(1,233 views)
Tags:

Comments

  1. rudibprakoso says:

    Kalau cuman mau akses Internet khan laptop pengadaan yang sebelumnya mempunyai wifi… nah tinggal buat hotspot di kantor DPRD Kab. Jember khan selesai urusan. Jangan-jangan I-Padnya dibuat buka video porno seperti anggota DPR pusat.