Pengawas Ujian Nasional Dihimbau Tidak Berpenampilan Menakutkan

Pengawas Ujian Nasional dihimbau agar tidak berpenampilan menakutkan pada saat mengawasi ujian nasional. Pasalnya dikawatirkan akan mengganggu kondisi psikologis siswa yang mengikuti ujian nasional. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Ahmad Sudiyono, saat melantik panitia sub rayon ujian nasional, Rabu pagi.

Menurut Ahmad, saat ini bukan zamannya lagi seorang pengawas harus berpenampilan menakutkan terhadap peserta ujian nasional. Sebab tingkat kesulitan soal ujian masing-masing siswa berbeda.

Namun lanjut Ahmad, bukan berarti pengawas harus bersikap toleran, misalkan memperbolehkan siswa menggunakan handphone. Jangankan siswa, seorang pengawas pun di larang membawa hp di dalam kelas. Jika sampai terjadi di lapangan, maka pengawas akan diproses dengan hokum.

Lebih lanjut Ahmad menjelaskan, jumlah total peserta ujian nasional di jember 47.768 siswa. Dengan rincian untuk siswa SMP, SMPLB dan MTS jumlahnya 30.884 siswa, untuk SMA, SMALB, SMK dan MA jumlahnya 16.884 siswa.

Ketika disinggung Soal target, dinas pendidikan kata Ahmad, tidak mau bermuluk-muluk. Paling tidak mempertahankan kelulusan tahun sebelumnya, yakni 98 persen.

(952 views)
Tag: