Pejabat Yang Tertipu Calo Terancam Tak Naik Pangkat

Pejabat yang tertipu dengan menyerahkan uang kepada sekelompok orang yang mengatasnamakan tim khusus gubernur, terancam tidak akan bisa naik jabatannya. Demikian penegasan Sekteraris Daerah Kabupaten Jember, yang juga Ketua Badan Pertimbangan Jabatan Dan Kepangkatan (Baperjakat), Sugiarto.

Sugiarto menganggap pejabat yang menyerahkan sejumlah uang, ke sekelompok orang yang menamakan sebagai tim khusus gubernur adalah pejabat yang tak professional. Semestinya seorang pejabat harus tetap bekerja secara professional, dan tidak mudah terperdaya dengan tipuan seperti itu.

Dia mengaku baru mendengar informasi tersebut dari sejumlah media. Sebab hingga hari ini Sugiarto belum mendapatkan laporan dari sejumlah pejabat, yang didatangi oleh tim yang mengaku Tim Khusus Gubernur Soekarwo dan Tim Siluman Penjabat Bupati Jember Teddy Zarkasi.

Sugiarto kembali menegaskan, sejauh ini belum ada pembicaraan dari pj bupati dan baperjakat, terkait adanya penataan jabatan di Lingkungan Pemkab Jember. Dia mensinyalir, ada oknum tak bertanggung jawab yang ingin membuat situasi jember kembali tak kondusif dengan isu-isu seperti itu.

Sugiarto juga mempersilahkan pejabat yang tertipu untuk melaporkannya ke pihak kepolisian, sebab itu merupakan murni perbuatan pidana penipuan. Pemkab Jember dalam persoalan penataan pejabat, tidak pernah meminta sejumlah uang. Sikap profesionalisme menjadi pertimbangan baperjakat dalam penataan pejabat.

Sebelumnya Andi Supandi, Asisten Pribadi Pj Bupati Jember Teddy Zarkasih, membenarkan adanya sekelompok orang yang mengatasnamakan gubernur dan penjabat bupati. Padahal kata dia, gubernur dan pj bupati tidak pernah membentuk tim seperti itu.

Bahkan kata andi, data yang berhasil ia kumpulkan ada sekitar 50 persen camat di jember termakan tipuan tim tersebut. Selain camat ada salah satu pejabat eselon III yang telah mentransfer uang sebanyak tiga kali dengan nominal rp 110 juta.

(1.009 views)
Tag: