PDP Nilai Sulit Untuk Bisa Bergabung Dengan PPP Untuk Membentuk Fraksi Baru

Koalisi PDP dengan PPP untuk membentuk fraksi baru sesuai usulan ketua DPC PPP Sunardi, dirasa sangat sulit untuk diwujudkan. Demikian disampaikan Anggota Dprd Jember Dari PDP Suroso Kastara kepada sejumlah wartawan.

Menurut Suroso, dirinya hanyalah seorang kader partai yang kebetulan berada di gedung dewan. Jika ada keinginan dari PPP untuk menggandeng PDP menjadi sebuah fraksi, tentu harus dibicarakan antar partai bukan antar personal antara dirinya dengan Sunardi. Apalagi kondisi saat ini PPP secara yuridis belum resmi keluar dari FKB. Meski dalam paripurna Sunardi menyatakan keluar dari FKB, sejauh ini belum ada satupun surat dari sunardi kepada FKB tentang pengunduran dirinya.

Tetapi secara pribadi dirinya melihat hal ini sangat sulit diwujudkan. Sebab pada awal pembentukan fraksi pdp sudah menyatakan bergabung dengan fraksi democrat. Ada perjanjian-perjanjian antara pdp dan demokrat secara tertulis yang tidak bisa dilanggar. Apalagi jumlah dan nama fraksi sudah dituangkan dalam tatib dprd, sehingga tidak mungkin jika harus merubah tatib yang sudah ada.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPC PPP yang juga Mantan Ketua Komisi D Dprd Jember, dalam sidang paripurna internal dprd jember menyatakan keluar dari fraksi kebangkitan bangsa yang selama ini ditempatinya. Pasalnya FKB menarik sunardi dari jabatannya sebagai ketua komisi d dprd jember dan di tempatkan sebagai anggota komisi b.

Sejumlah pihak berharap persoalan sunardi bisa diselesaikan di internal fkb. Namun sunardi bersikukuh akan menuntut pimpinan secara perdata maupun pidana atas apa yang dialaminya. Sementara Ketua FKB Ayub Junaedi sendiri mengibaratkan hubungan fkb dengan PPP layaknya talak 3. Sehingga tidak mungkin fkb dan PPP kembali bersatu. Ayub menyarankan PPP mencari dan bergabung dengan fraksi lain selain fkb.

(997 views)
Tags: