Mapolres Jember Akan Layangkan Surat Panggilan Kedua Kepada Kadispendik

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Jember, Ajun Komisaris Polisi Kusworo Wibowo, menegaskan akan memanggil kembali  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Ahmad Sudiono, jika hari ini Rabu tak datang ke Mapolres Jember untuk menjalani pemeriksaan.

Menurut Kusworo, Ahmad Sudiono diperiksa sebagai saksi terkait kasus pemblokiran dana Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) yang diterima guru bersertifikasi melalui rekening mereka di Bank BNI 46 beberapa waktu lalu.

Polres Jember lanjut Kusworo masih akan menunggu yang bersangkutan, hingga pukul 15 sore. Namun jika tak hadir, pihaknya akan melayangkan kembali surat pemanggilan kedua. Saat ini Polres Jember telah memeriksa 10 saksi, yang terdiri dari guru dan pihak perbankan. Selain akan memanggil Kepala Dispendik, Polres Jember juga akan memanggil saksi ahli dari Bank Indonesia.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Ahmad Sudiono sebelumnya memastikan akan memenuhi panggilan Polres Jember, terkait kasus pemblokiran dana milik guru bersertifikasi itu.

Sebenarnya Ahmad dipanggil pada hari senin lalu, namun karena ada kegiatan di luar kota, Ahmad meminta pengunduran jadwal pemeriksaan kepada tim penyelidik hingga Rabu. Namun sayangnya hingga berita ini dihimpun sekitar pukul 14 siang, belum ada tanda-tanda ahmad akan datang ke Mapolres Jember.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu Bank BNI 46 melakukan pemblokiran sebagian dana milik para guru penerima TPP. Pemblokiran rekening tersebut atas permintaan Kepala Dinas Pendidikan Jember, Ahmad Sudiono.

(958 views)
Tag: