Akibat Anomali Cuaca Hasil Tangkapan Nelayan Jember Menurun 20 Persen

Akibat terjadinya anomali cuaca, hasil tangkapan nelayan di kawasan Puger dan Ambulu mengalami penurunan. Berdasarkan pengamatan dinas perikanan dan kelautan, penurunan hasil tangkapan nelayan di Jember mencapai 20 persen dibanding tahun lalu.

Kepala Dinas Perikanan Dan Kelautan Jember Dalhar mengatakan, karena anomali cuaca yang tidak menentu sepoanjang tahun 2010 lalu, selain penurunan ikan di daerah perairan tangkap, angin kencang juga mengakibatkan banyak terjadi kecelakaan laut. Sehingga membuat sebagian nelayan memilih tidak melaut untuk sementara waktu.

Jika tahun 2009 lalu hasil tangkapan ikan nelayan bisa mencapai 2 juta ton lebih, tahun 2010 lalu hanya berkisar 1,5 sampai 1,6 juta ton. Karena itu Dinas Perikanan dan Kelautan tahun ini lebih memilih membuat kawasan terumbu karang buatan di perairan dangkal, sehingga mengurangi resiko kecelakaan laut jika terjadi anomali cuaca seperti tahun lalu.

Lebih lanjut Dalhar menjelaskan, sesuai komitmen kementerian perikanan dan kelautan, Tahun 2015 ditargetkan indonesia akan menjadi negera penghasil ikan terbesar. Meski progam yang diprioritaskan merupakan sektor perikanan budidaya yang sudah pasti, tetapi sektor perikanan tangkap juga tetap akan menjadi perhatian serius dari pemerintah pusat.

(727 views)
Tags: