Pj Bupati Perintahkan Inspektorat Lakukan Pemeriksaan Terkait Pemblokiran Rekening Guru

Inspektorat Kabupaten Jember melakukan pemeriksaan internal terhadap kepala dinas pendidikan, terkait terjadinya pemblokiran rekening guru penerima Tunjangan Profesi Pendidik (TPP). Demikian disampaikan Pj Bupati Jember Teddy Zarkasih usai paripurna jawaban bupati atas pandangan umum fraksi dalam pembahasan APBD 2011.

Menurut Zarkasih, jika persoalan ini sudah ditangani pihak kepolisian terkait dugaan terjadinya tindak pidana, pihaknya tidak akan ikut campur. Hanya saja di tingkat internal Pemkab Jember, dirinya sudah memerintahkan kepala inspektorat untuk melakukan pemeriksaan internal. Meski demikian tetap dengan mengedepankan asas praduga tidak bersalah.

Sejumlah pihak yang terkait dalam persoalan ini menurut zarkasih sudah dipanggil untuk dimintai keterangannya. Namun sampai hari ini belum ada laporan dari inspektorat kepadanya, tentang hasil penyelidikan sementara. Jika memang ditemukan bukti kuat terjadinya pelanggaran, dirinya akan memberikan sangsi tegas sesuai dengan PP 53. Mulai dari teguran hingga pemecatan dengan tidak hormat disesuaikan dengan tingkat kesalahan yang dilakukan.

Diberitakan sebelumnya, BANK BNI 46 atas perintah kepala dinas pendidikan, melakukan pemblokiran terhadap ribuan rekening guru penerima TPP. Kepala dinas pendidikan ketika dikonfirmasi sebelumnya menjelaskan, bahwa pemblokiran tersebut dilakukan untuk menyelamatkan para guru sendiri. Sebab ada kewajiban menyisihkan sedikitnya 10 persen dari tunjangan tersebut, untuk mengikuti pelatihan peningkatan profesi pendidik.

Pihak BANK BNI 46 sendiri menurut keterangan pihak Bank Indonesia, juga sudah dimintai keterangan terkait persoalan ini. Saat ini bank indonesia masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengetahui sejauh mana pelanggaran yang dilakukan oleh manajemen BNI 46. Sementara Komisi D DPRD Jember dalam waktu dekat berencana berkonsultasi dengan jajaran manajemen BNI 46 Regional Jawa Timur Di Surabaya.

(1.119 views)
Tag: