Akibat Anomali Cuaca, Produktifitas Lahan Tembakau PTPN X Kebun Ajong Mengalami Penurunan 30 Persen

Sedikitnya 30 persen tanaman tembakau yang terdapat di 1500 Hektar lahan PTPN X Kebun Ajong, pada tahun 2010 lalu mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut diakibatkan curah hujan yang sangat tinggi, serta serangan hama penyakit.

Administratur PTPN X Kebun Ajong, Guntaryo Tri Indarto saat dikonfirmasi mengatakan, akibat perubahan cuaca yang sangat ekstrim, tanaman tembakau sulit untuk beradaptasi dengan lahan yang sangat basah.

Kerusakan yang paling parah lanjut Indarto, terjadi pada tanaman tembakau Na Oogst. Tembakau tersebut ditanam pada bulan agustus dan mulai dipetik bulan November. Dimana pada bulan agustus hingga november curah hujan sangat tinggi. Akibatnya kata dia, produktifitas lahan hanya mencapai 70 persen saja.

Kondisi tersebut kata dia, sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan tahun 2009 lalu. Dimana pada tahun 2009 produktifitas lahan bisa melebihi target, yakni 110 persen lebih.

Lebih lanjut Indarto menerangkan, belajar dari pengalaman tahun 2010 kemarin, memasuki musim tanam tahun 2011, pihaknya akan melihat ramalan cuaca dari Badan Metereologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG), untuk memastikan kapan akan memulai masa tanam.

Selain itu, pihaknya akan lebih selektif lagi dalam pemilihan lahan, terutama lahan yang tidak memiliki permukaan air tinggi. Yang lebih penting lagi, pihaknya akan memperbaiki sistem drainase dan irigasi lahan.

(933 views)
Tag: