Pencabutan Mosi Tidak Percaya Sulit Terwujud

Himbauan bupati non aktif agar fraksi pendukung mencabut laporan mosi tidak percaya nampaknya tidak akan bisa segera direalisasikan dengan cepat. Sebab selain jalannya koordinasi antar fraksi yang terkesan lamban, sebagian fraksi juga masih akan melihat perkembangan janji gubernur menyelesaikan persoalan jember satu hingga dua minggu kedepan.

Seperti diungkapkan Ketua Fraksi Golkar Yudi Hartono kepada sejumlah wartawan, semangat yang disarankan adalah semangat ukuwah. Karena itu dibutuhkan waktu bagi keempat fraksi untuk berkoordinasi lebih jauh. Sebab untuk menarik mosi tidak bisa dilakukan dengan mudah. Ada mekanisme yang harus dilakukan, diantaranya menjelaskan kepada seluruh anggota fraksi pendukung.

Bahkan Yudi mengatakan, dirinya masih akan melihat perkembangan janji gubernur yang katanya akan menyelesaikan persoalan di jember dalam waktu satu atau dua minggu kedepan. Prinsipnya lanjut Yudi, pihaknya tidak keberatan mosi tidak percaya dicabut, asalkan pencabutan tersebut merupakan solusi untuk persoalan yang selama ini terjadi. Jika tidak ada hasilnya kemudian untuk apa dilakukan pencabutan mosi.

Sementara Ketua Fraksi PKNU Mohammad Jufreadi ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya akan melaksanakan himbauan Bupati Non Aktif MZA Djalal untuk pencabutan mosi. Hanya saja ada mekanisme yang masih harus dilakukan, diantaranya menjelaskan kepada seluruh anggota dewan baik yang mendukung ataupun tidak mendukung mosi.

Mungkin nantinya akan menimbulkan prasangka bahwa fraksi yang melakukan gerakan mosi tidak percaya kalah atau mundur. Menurut Jufreadi hal ini menjadi tidak penting lagi, jika memang hanya dengan cara pencabutan mosi tersebut persoalan di jember bisa diselesaikan. Meski demikian tetap karena mosi dilakukan oleh 4 fraksi plus PPP, hal ini perlu dibicarakan bersama.

(831 views)
Tags: