Badan Kehormatan DPRD Jember Minta Klarifikasi Empat Pimpinan

Rabu siang, Badan Kehormatan DPRD Jember meminta klarifikasi kepada Empat Pimpinan DPRD Jember, terkait laporan 4 fraksi pendukung Bupati Non Aktif MZA Djalal. Pekan depan badan kehormatan akan memutuskan apakah persoalan ini layak dilanjutkan atau tidak.

Anggota Badan Kehormatan DPRD Jember Ayub Junaedi mengatakan, BK sudah mendatangi keempat pimpinan diruangannya masing-masing untuk meminta klarifikasi. Bukannya memperlakukan istimewa, tetapi sesuai sesuai tata beracara BK, prosedur meminta klarifikasi kepada pimpinan memang harus demikian. Berbeda jika persoalan sudah masuk tahap persidangan, BK bisa memanggil pimpinan ke ruang pemeriksaan.

Hasilnya lanjut Ayub, pimpinan menceritakan soal kronologis pemberian tanda tangan yang selama ini dipersoalkan. Tanda tangan tersebut diberikan dalam berita acara pertemuan antara pimpinan dan gubernur, bukan dalam rangka memberikan pertimbangan. Sebab gubernur menggunakan surat resmi dari dprd berdasarkan hasil banmus dalam proses pengusulan Pj Bupati.

Lebih jauh Ayub menerangkan, setelah mendapatkan klarifikasi dari pihak pelapor dan terlapor, BK akan segera menggelar rapat internal untuk membuat kesimpulan tentang layak tidaknya laporan ini ditindaklanjuti. Ayub memperkirakan awal pekan depan BK sudah bisa memberikan kesimpula.

Sebelumnya BK DPRD Jember juga telah meminta klarifikasi dari 4 fraksi pendukung bupati non aktif, sebagai pelapor persoalan dugaan pelanggaran yang dilakukan pimpinan dalam proses pengusulan nama Pj Bupati Jember. Keempat ketua fraksi yang dimintai klarifikasi yaitu ketua Fraksi Annur, PDI Perjuangan Indonesia Raya, Golkar Dan PKNU.

(873 views)
Tags: