TKI Perempuan Asal Jember Selama Empat Tahun Tak Jelas Keberadaanya Di Arab Saudi.

Persoalan yang menimpa Tenaga Kerja Indonesia seolah tidak ada habisnya. Kali ini seorang Tenaga Kerja Wanita asal Desa Dukuh Dempok Kecamatan Wuluhan, Mujianti, selama empat tahun bekerja di Arab Saudi tak jelas nasib dan keberadaannya.

Menurut Kakak Kandung Mujianti, Mugiono, adiknya direkrut oleh salah satu calo, kemudian diberangkatkan ke Arab Saudi pada bulan Februari 2007 silam oleh salah satu Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS), yang beralamatkan di Jakarta.

Awalnya Mugiono tidak menaruh curiga, namun setelah 3 bulan lamanya, adiknya tidak pernah memberi kabar. Hingga dia menghubungi calo itu dan mendapat jawaban jika Mujianti sehat-sehat saja. Saat itu Mugiono tidak langsung mempercayainya. Setelah menunggu cukup lama sekitar empat tahun, Mugiono belum mendapat kabar dari adiknya itu.

Mugiono mengaku sempat mendatangi PPTKIS yang memberangkatkan adiknya, namun sayang belum ada jawaban yang pasti terkait kondisi terakhir adiknya. Untuk itulah mujiono meminta kepada dinas terkait untuk membantu mencari keberadaan adiknya dan segera memulangkannya ke Jember.

Sementara Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jember, Ahmad Mufti yang mendampingi keluarga korban mengatakan, melihat kasus yang dialami Mujianti, kuat dugaan dikarenakan PPTKIS yang memberangkatkan tidak bertanggung jawab.

Buktinya kata Mufti, ketika keluarga korban menanyakan keberadaan Mujianti tidak di jawab dengan tegas. Sikap PPTKIS itu melanggar undang-undang, karena dia berkewajiban untuk bertanggung jawab jika tki mengalami persoalan di tempat kerjanya.

Untuk itulah Mufti meminta kepada dinas terkait, untuk segera melakukan kooridinasi dengan BNP2TKI dan Menakertrans Jember, agar keberadaan Mujianti bisa segera dilacak.

Mufti mengaku, sepanjang Tahun 2010 hingga awal Tahun 2011, tercatat sedikitnya ada lima kasus yang sama. Namun sayangnya belum ada penyelesaian yang konkrit dari pemerintah.

(838 views)
Tag: