Wakil Bupati Jember Non Aktif Kusen Andalas Dituntut 1 Tahun Penjara

Wakil Bupati Jember Non Aktif Kusen Andalas yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi Dana Operasional Pimpinan DPRD Jember, dituntut satu tahun penjara dan denda 50 juta rupiah subsider 2 bulan kurungan penjara. Hal ini terungkap pada saat sidang yang digelar kamis siang.

Sidang dengan agenda tuntutan terhadap terdakwa Kusen itu sempat molor selama kurang lebih dua jam. Sedianya sidang digelar pukul 10 pagi namun baru dimulai pukul 12 siang.

Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum Kliwon Sugiyanta meminta kepada majelis hakim agar membebaskan terdakwa Kusen Andalas pada tuntutan primer. Sebab dia tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan upaya memperkaya diri.

Sedangkan untuk dakwaan subsider, kliwon meminta kepada majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman pidana 1 tahun penjara denda 50 juta rupiah subsider 2 bulan kurungan, pasalnya Kusen secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam undang-undang pemberantasan korupsi.

Kliwon menambahkan, ada beberapa hal yang meringankan tuntutan terdakwa kusen andalas. Diantaranya, Kusen telah mengembalikan kerugian keuangan negara ke Kas Daerah Pemkab Jember, dan terpilih kembali menjadi Wakil Bupati Jember. Namun yang memberatkan, Kusen tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

Menanggapi tuntutan itu, Kuasa Hukum Kusen Andalas, Mohammad Holili akan mengajukan pembelaan terhadap kliennya. Sebab menurutnya, semua pengeluaran baik berkenaan dengan baju batik, pakaian khas jember dana operasional sudah diatur dalam peraturan daerah. Sedangkan jaksa menggunakan dasar keputusan menteri.

Mestinya lanjut Kholili, jika ada perda yang mengaturnya maka kedudukan keputusan menteri tersebut tidak berlaku. Apalagi menurutnya, jauh-jauh sebelum adanya pemeriksaan, kliennya telah mengembalikan dana tersebut ke kas daerah, sebagaimana perintah Badan Pemeriksa Keuangan, BPK RI. Jadi jelas kata kholili, dalam hal ini negara tidak mengalami kerugian.

Sidang selanjutnya akan digelar kamis pekan depan, dengan agenda mendengarkan pledoi atau pembelaan dari terdakwa kusen andalas.

(1.047 views)
Tag: