Kasus Tindak Korupsi Akan Disidangkan Di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus tindak pidana korupsi yang semula disidangkan di Pengadilan Negeri daerah setempat, namun pasca di lounchingnya Pengadilan Tindak Korupsi Di Surabaya, semua kasus korupsi di daerah akan disidangkan disana. Demikian penegasan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Mohammad Anwar.

Menurut Anwar, hal itu dilakukan agar semua perkara korupsi bisa disidangkan secara spesifik melalui  pengadilan khsusus. Hanya saja untuk kasus korupsi yang telah disidangkan di pengadilan negeri setempat, maka tidak perlu diambil alih Pengadilan Tipikor.

Tentunya lanjut Anwar, ketika semua perkara korupsi di daerah dibawa ke Surabaya, akan membawa konsekuensi logis yakni membengkaknya biaya operasional. Seperti transport untuk jaksa, terdakwa dan saksi. Namun tetap saja hal tersebut harus dijalankan.

Sementara Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Jember, Sigit Prabowo mengatakan, sebagai konsekuensi berdirinya Pengadilan Tipikor Di Surabaya, semua kasus korupsi yang masih belum memasuki penuntutan akan disidangkan di sana.

Agar memudahkan proses persidangan, rencana kata Sigit, Kejari Jember akan menyewa sebuah rumah di daerah Surabaya. Sehingga sehari menjelang siding, JPU dan saksi bisa stand by di Surabaya.

Sedangkan untuk terdakwa, kejaksaan akan melihat apakah kooperatif atau tidak. Jika tidak kooperatif dan dikawatirkan akan menghilangkan alat bukti, maka kejaksaan akan melakukan penahanan dan dititipkan di rutan terdekat.

(1,048 views)
Tags: