RSUD Subandi Akan Diambil Alih Pemprov Jatim

RSUD dr. Subandi Jember rencananya akan di take over pemerintah propinsi Jawa Timur. Selain untuk mengurangi beban pemerintah kabupaten Jember khususnya terkait anggaran kesehatan, take over dilakukan untuk meningkatkan pelayanan RSUD Subandi.

Bupati Jember MZA Djalal usai penyampaian nota pengantara P-APBD di DPRD Jember Jumat siang mengatakan, dirinya sudah menghadap gubernur untuk rencana take over RSUD Subandi. Sehingga jika gubernur menyetujui, RSUD Subandi akan dikelola langsung oleh pemerintah propinsi Jawa Timur.

Menurut Djalal, ada beberapa pertimbangan kenapa RSUD Subandi akan di take over pemerintah propinsi. Diantaranya untuk peningkatan kualitas pelayanan dan juga jika dilihat secara geografis, pemerintah propinsi perlu memiliki sebuah rumah sakit di wilayah timur Jawa Timur. Dengan kondisi saat ini ketika ada pasien rujukan dari Lumajang, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi, ada beberapa item yang harus disubsidi pemerintah kabupaten Jember.

Selama ini lanjut Djalal, pemerintah propinsi hanya memiliki rumah sakit di Surabaya, Malang dan Madiun. Sementara untuk wilayah timur masih belum ada. Untuk itu dari pada pemerintah propinsi membangun rumah sakit baru dengan biaya yang sangat besar, lebih baik RSUD Subandi ditake over. Dengan status rumah sakit kelas B pendidikan, jika dikelola oleh pemerintah propinsi tentu sektor pendidikan khususnya kesehatan juga jauh lebih maju lagi.

Lebih jauh Djalal menerangkan, dengan di take overnya RSUD Subandi oleh pemerintah propinsi, pemerintah kabupaten juga akan mendapat hikmahnya. Minimal beban subsidi dan biaya pegawai menjadi tanggungan pemprov. Djalal menerangkan selama ini untuk gaji pegawai RSUD Subandi saja per tahun pemerintah kabupaten harus mengeluarkan anggaran sebesar 18 milyar rupiah.

Sebenarnya yang ingin men-take over RSUD Subandi bukan hanya pemerintah propinsi, tetapi departemen kesehatan juga berminat. Tetapi dengan berbagai pertimbangan pemkab nampaknya lebih setuju jika di take over pemprov Jawa Timur. Gubernur sudah tidak ada persoalan, hanya tinggal menunggu persetujuan DPRD Jember untuk pengajuan proses take over tersebut.

(1.097 views)
Tag: