Komisi IX DPR-RI Larang Pemkab Jadikan RSUD Sebagai Sumber PAD

Jangan jadikan RSUD sebagai sumber pendapatan asli daerah(pad). Sebab jika RSUD dijadikan sumber PAD, dokter atau rumah sakit mengejar target pemasukan yang secara tidak langsung pasien yang dikorbankan. Demikian disampaikan ketua komisi IX DPR-RI Ribka Tjiptaning.

Menurut Ribka, rumah sakit merupakan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan amanat undang-undang. Apalagi saat ini Indonesia sudah mempunyai undang-undang kesehatan. Jika rumah sakit masuk sebagai sumber pendapatan daerah, sudah pasti pihak rumah sakit akan berupaya memperoleh pendapatan sebesar-besarnya.

Ketika ada pasien masuk yang mestinya tidak butuh foto dibilang harus harus foto. Pasien yang tidak tahu apa-apa menuruti saja apa kata dokter, padahal itu dilakukan agar peralatan yang dimiliki rumah sakit bisa terpakai sehingga mampu memenuhi target PAD.

Biasanya calon kepala daerah lanjut Ribka, menjual program kesehatan dan pendidikan gratis hanya  saat menjelang pemilu. Namun ketika sudah terpilih sangat jarang yang konsisten memberikan jaminan kesehatan dan pendidikan kepada masyarakat, dengan alasan klasik tidak masuk dalam daftar kuota masyarakat miskin. Bahkan tidak jarang kepala daerah masih menganggap RSUD sebagai sumber pendapatan..

saat ini lanjut Ribka masyarakat sudah bisa menilai apa yang bisa dilakukan oleh wakil rakyat dan bupati atau walikota pilihannya. Dan rakyat juga sudah tahu jika seorang calon bupati bersedia mengeluarkan uang milyaran rupiah untuk pencalonan, tentu ada sesuatu yang diincarnya. Tetapi jangan kemudian orang sakit dijadikan komoditas pendapatannya.

(744 views)
Tags: