Gonjang-Ganjing Pelaksanaan Konfercab Luar Biasa PCNU Jember.

Setelah diguncang dengan pecahnya dukungan pada Pemilu Kada mendatang, PCNU Jember kabarnya diguncang dengan desakan untuk menggelar Konferensi Cabang Luar Biasa (Konfercablub). Desakan tersebut, kabarnya muncul dari kalangan banom dan beberapa Pengurus PCNU Jember. Jika memang demikian, apa yang menjadi mungkinkah pelaksanaan konfercab luar biasa akan terwujud? Kemudian, bagaimana PCNU Jember menyikapi desakan tersebut? Lalu, apakah isu tersebut akan berimbas kepada soliditas dukungan warga nahdliyin?

Seperti diberitakan sebelumnya, dukungan terhadap calon yang akan diusung oleh PCNU Jember pada pemilu kada mendatang, dipastikan akan berkurang. Sebab, dukungan dua badan otonom, GP Anshor dan Muslimat diberikan kepada calon lain. Selain itu, GP Anshor Jember kabarnya juga akan mendesak pengurus harian PCNU Jember, untuk segera melakukan rapat pleno, terkait pelaksanaan Konfercablub.

Ketua Gerakan Pemuda Anshor Jember, Babun Suharto, saat ini dikonfirmasi, membenarkan jika pihaknya akan mendesak semua pihak, agar PCNU Jember segera untuk menggelar konfercablub.

Babun berasalan, mundurnya Gus Aab sebagai Ketua PCNU Jember, sama persis dengan mundurnya Ali Maschan Moesa sebagai Ketua PWNU Jawa Timur menjelang pilgub lalu. Jadi sudah menjadi keharusan bagi PCNU untuk menggelar konfercablub.

Babun mengaku, untuk merealisasikan konfercablub, dirinya sudah menjalin komunikasi dengan semua pihak, termasuk Pengurus Harian PCNU. Babun berharap, siapapun yang terpilih nantinya sebagai Ketua PCNU Jember yang baru, hendaknya tidak membawa NU ke arah politik praktis.

Guru Besar STAIN Jember itu berpendapat, semestinya NU sebagai organisasi kemasyarakatan, mengayomi semua kadernya yang terjun ke dunia politik. Sehingga semua kader NU merasa memiliki dan bersama-sama membesarkan NU.

Sementara Ketua Muslimat NU Jember, Mustautin, belum menyatakan sikap dengan tegas, untuk mendorong pelaksanaan konfercablub. Menurutnya, saat ini Muslimat NU Jember dan Kencong, masih berkonsentrasi untuk memenangkan pasangan yang didukung. Meski demikian, menurut Mustautin, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rapat di internal, untuk membahas kemungkinan pelaksanaan konfercablub.

Menanggapi isu Konfercablub, Rais Syuriah PCNU Jember, Muhyidin Abdusshomad mengatakan, pelaksanaan konfercablub tidak akan terjadi di Jember. Semua yang dilakukan oleh PCNU Jember sudah sesuai dengan AD/ ART NU.

Apalagi sikap PCNU Jember lanjut Muhyidin, sudah diketahui oleh Ketua Umum PBNU dan Ketua PWNU Jawa Timur. Dan yang perlu digarisbawahi, sikap PCNU Jember sudah disetujui oleh dua lembaga tersebut.

Bahkan kata Muhyidin, di era kepemimpinan Said Agil Siradj, tercatat ada 100 ketua PCNU di Indonesia, yang maju pada pelaksanaan pemilu kada. Muhyidin menganggap, isu konfercablub sengaja dihembuskan oleh lawan politik, untuk memecah kekuatan NU. Padahal sebenarnya saat ini NU sangat solid untuk mendukung Gus Aab.

(1,082 views)
Tags: