Mempertanyakan Keseriusan Kinerja Pansus

Meski telah dibentuk Panitia Khusus (Pansus) Pemilu Kada, namun hingga hari ini, pansus tersebut belum menunjukkan kinerjanya. Padahal di publik mencuat berbagai macam persoalan. Seperti dugaan ketidaknetralan PNS, kemudian pelanggaran atribut, dan lain sebagainya. Jika memang demikian, apa yang terjadi sebenarnya di pansus? Mungkinkah semangat pansus sudah mulai loyo?

Kita tentu menyayangkan, jika semangat pansus untuk mengawal pelaksanaan pemilu kada sudah mulai loyo. Sebab, selain terkesan membuang-buang anggaran, rakyat akan rugi jika wakil mereka kurang serius mengawal proses demokrasi.

Anggota Pansus Pemilu Kada Dari Fraksi PKS, Ayong Syahroni, membantah jika kinerja pansus sudah mulai loyo. Menurut ayong, saat ini banmus masih mengatur agenda rapat untuk anggota pansus.

Jadi saat ini, banmus masih melakukan penyesuaian dengan agenda lainnya, seperti rapat badan legislasi. Apalagi ada perda yang harus segera dibahas oleh dewan terkait retribusi kepada daerah, sebab, jika tidak segera dibahas, Jember akan berpotensi kehilangan pendapatan rutin.

Ayong meminta kepada masyarakat, untuk sedikit bersabar. Pada prinsipnya, semua persoalan yang muncul di public, terutama berkaitan dengan pemilu kada, akan segera dibahas dalam rapat pansus. Apalagi masa jabatan pansus akan berakhir hingga bulan agustus mendatang.

Selain itu lanjut Ayong, pansus akan mengawal proses pemilu kada tidak hanya di awal tahapan saja, namun hingga proses pencoblosan pun, pansus akan tetap mengawal. Pansus tidak ingin, tragedi kerusuhan di mojokerto akan terjadi di jember.

Pendapat senada diungkapkan Wakil Pansus Pemilu Kada Jember, Miftahul Ulum. Politisi PKB itu mengaku, memang saat ini belum ada rapat di internal pansus pemilu kada. Itu lantaran, di internal komisi masih sibuk dengan agenda masing-masing.

Ulum berpendapat, dirinya tidak ingin dengan adanya pansus pemilu kada, mengganggu aktifitas anggota dewan di setiap komisi. Kegiatan di komisi juga berkenaan dengan kepentingan masyarakat.

Terkait agenda rapat pansus, menurut Ulum, awalnya hari kamus lalu, pansus berencana akan mengundang seluruh elemen yang berkaitan dengan pemilu, untuk melakukan evaluasi. Namun rencana tersebut tertunda, lantaran ada beberapa komisi yang masih menggelar kunjungan kerja di luar kota.

Meski demikian ulum berjanji, pekan depan pansus akan segera menggelar rapat internal, lalu akan melakukan evaluasi dengan seluruh elemen yang berkaitan dengan pemilu kada.

Ulum juga berharap, pelaksanaan pemilu kada mendatang, bisa berjalan dengan lancar dan bisa menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Dan yang terpenting, tidak terjadi berbagai pelanggaran dan kecurangan.

Sementara Pengamat Politik Universitas Jember, Ahmad Habibullah, sebelumnya mengatakan, sebenarnya pansus pemilu kada dprd jember tidak terlalu urgen keberadaannya, sebab masyarakat sudah bisa mengawasi bersama-sama pelaksanaan pemilu kada.

Habib berpendapat, lebih baik anggota dewan tidak terlalu fokus mengawal pelaksanaan pemilu kada. Pasalnya, persoalan yang muncul di masyarakat sangat beragam dan membutuhkan penyelesaian dari anggota dewan.

(683 views)
Tags: