Belasan Aktivis Mahasiswa Nadliyin Turunkan Paksa Atribut Pasangan Cabup Di Kantor PCNU Jember

Belasan aktifis mahasiswa STAIN yang menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Nadliyin Kamis siang menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor PCNU Jember. Mereka menuntut kantor PCNU tidak dijadikan tempat sebagai posko pemenangan pasangan cabup-cawabup.

Korlap aksi Rifal Ma’ali mengatakan, keputusan muktamar NU sudah jelas akan kembali ke khitoh. Sehingga NU tidak akan ikut masuk dalam dunia politik praktis. Tetapi justru yang dilakukan PCNU Jember secara kelembagaan, mendukung salah satu calon. Diperparah lagi dengan penggunaan fasilitas PCNU berupa salah satu gedung sebagai posko pemenangan pasangan cabup-cawabup.

Karena itu aliansi mahasiswa nadliyin mendesak pembubaran posko pemenangan cabup yang berada dan menggunakan fasilitas NU. Sebab dengan adanya posko di dalam lingkungan PCNU, baik secara langsung maupun tidak langsung pasti akan menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. Jika hanya secara personal lanjut Rifal, pengurus PCNU mendukung salah satu calon tidak menjadi persoalan. Tapi jangan menyeret PCNU secara kelembagaan untuk kepuasan politik.

Lebih jauh Rifal menerangkan, mahasiswa bukan kumpulan orang bodoh yang bisa dengan mudahnya diperdayai oleh oknum di PCNU. Aliansi Mahasiswa Nahdliyin bersikap saat ini, karena sebelumnya sudah melihat gejolak kegelisahan di masyarakat nahdliyin. Jika keberpihakan NU ini tidak segera diakhiri, Rifal khawatir akan menimbulkan perpecahan yang lebih parah di kalangan warga nahdliyin.

Usai melakukan orasi para mahasiswa ini menurunkan paksa sebuah spanduk bertuliskan posko pemenangan cabbup, serta mencopot sejumlah stiker foto pasangan cabup-cawabup yang banyak tertempel di kaca-kaca kantor PCNU. Sayangnya tidak ada satupun pengurus PCNU yang berada di tempat.

(1.086 views)
Tag: