Meski PKS Dan Taufik Setyadi Damai, Belum Tentu Polisi Hentikan Penyidikan

PKS dan cabup Taufik Setyadi dipersilahkan untuk berkomunikasi sebagai  upaya perdamaian, tetapi polisi tetap akan melanjutkan proses hukum sesuai aturan. kemungkinan penghentian penyidikan atau SP3 masih terlalu jauh untuk dibicarakan saat ini. Demikian disampaikan kasat reskrim polres Jember AKP Nur Hidayat Selasa siang.

Menurut Nur Hidayat, dalam koridor hukum proses penghentian penyidikan hanya bisa dilakukan dengan 3 syarat. Yaitu kurangnya alat bukti, tersangka meninggal dunia dan kasus sudah kadaluarsa. Sedangkan saat ini pihaknya baru melakukan penelusuran alat bukti dalam kasus dugaan penipuan, seperti yang dilaporkan Taufik Setyadi terhadap PKS.

Prinsipnya menurut Nur Hidayat, pihaknya hanya akan berjalan sesuai koridor hukum yang ada. Polisi tidak berwenang masuk ke ranah politis, apalagi diminta menjadi mediator perdamaian antara pelapor dan terlapor. Untuk SP3 sendiri baru bisa dilakukan setelah pihaknya nanti melakukan gelar perkara hasil penyelidikan, bukan hanya kepada kapolres tetapi sampai di tingkat polda.

Diberitakan sebelumnya, anggota tim 8 DPD PKS Jember yang juga ketua fraksi PKS Yuli Priyanto, berencana akan melakukan komunikasi dengan Taufik Setyadi dalam upaya perdamaian. Selain itu DPD PKS juga telah mengutus anggota dewan dari PKS khususnya yang tidak masuk sebagai terlapor untuk mencoba berkomunikasi dengan kapolres Jember.

Sebab menurut Yuli, berdasarkan keterangan pengacaranya karena laporan Taufik ke polisi merupakan delik umum, hanya kapolres yang bisa menghentikan proses penyidikan. Sementara Taufik sendiri ketika di hubungi per telfon mengaku siap berdamai dengan PKS, jika PKS mau minta maaf dan mengembalikan uangnya dengan baik-baik.

(875 views)
Tags: