Ratusan Relawan Jaga Wana Ngluruk Kantor DPD PKS Jember

Ratusan petani hutan bersama relawan jaga wana dari 8 Lembaga Masyarakat Desa Hutan Senin siang berupaya mengepung kantor DPD PKS Jember. Mereka menuntut DPD PKS mengembalikan uang administratur perhutani Jember Taufik Setyadi, yang diberikan untuk mendapatkan rekomendasi PKS dalam pemilu kada mendatang. Namun pengamanan ketat pihak kepolisian berhasil menghalau mereka.

Korlap aksi Arief Nur Alif mengatakan, kedatangan ratusan masyarakat desa hutan ini untuk meminta DPD PKS segera mengembalikan uang Taufik Setyadi senilai 600 juta tanpa kurang sedikitpun. Sebab PKS sendiri sudah melakukan penyimpangan, dimana PKS berjanji memberikan rekomendasi kepada Taufik, ternyata diberikan kepada Bagong.

Mengenai proses hokum, LMDH dan relawan jaga wana tidak akan ikut campur, karena proses hukum menjadi kewenangan Taufik sendiri dan pihak kepolisian. Tetapi sebagai masyarakat yang memiliki ikatan emosional dengan Taufik, LMDH dan relawan jaga wana mendesak PKS segera mengembalikan uang tersebut.

Menurut Arief, pernyataan beberapa anggota dewan dari PKS yang mengatakan uang tersebut sudah dikembalikan melalui utusan Taufik bernama Iwan, sama sekali tidak benar. Arief sangat yakin karena dirinya memiliki rekaman pembicaraan antara tim delapan dengan Iwan. Saat itu justru Iwan mengatakan yang terpenting uang Taufik dikembalikan.

Taufik Setyadi sendiri ketika di konfirmasi per telfon mengaku tidak bisa membendung aksi massa pendukungnya yang telah dikecewakan oleh PKS. Secara pribadi dirinya siap berdamai dengan PKS. Tetapi proses hukum bukan menjadi kewenangannya/ tetapi menjadi kewenangan kapolres. Meski demikian Taufik yakin kapolres akan mengambil kebijakan dengan pertimbangan kepentingan masyarakat luas, yakni suksesnya pemilu kada mendatang.

Diberitakan sebelumnya, bacabup Taufik Setyadi melaporkan ketua DPD PKS dan 5 orang anggota tim 8 DPD PKS Jember ke mapolres Jember, dengan tuduhan telah melakukan penipuan senilai 600 juta rupiah. Taufik mengaku memberikan uang tersebut dalam 4 termin, untuk mendapatkan rekomendasi PKS dalam pemilu kada mendatang.

Tapi nyatanya PKS meski telah menerima uangnya, memberikan rekomendasi untuk pendaftaran Bagong Sutrisnadi. Sampai saat ini Taufik mengaku belum pernah menerima pengembalian uang tersebut dari DPD PKS Jember. Sedangkan DPD PKS mengaku sudah mengembalikan uang tersebut sesaat setelah memberitahukan rekom di berikan kepada Bagong, kepada 4 orang utusan Taufik salah satunya dikenal bernama Iwan.

(936 views)
Tag: